FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Sensasi Tutut Gledeg di Subang Kota: Crot Tututna, Oh Yess Ladana

Tutut adalah hewan sejenis keong yang ukurannya kecil kecil. Biasa dimasak dengan bumbu pedas dengan ditambahi banyak daun salam dan sereh supaya bau amis tutut itu sendiri bisa hilang.

Makanan ini sangat digemari urang sunda dan dipercaya sangat sehat sekali terutama untuk pemenuhan gizi dan protein serta katanya mampu mengobati penyakit cacingan. Di Kota Bandung Tutut ini menjadi makanan primadona. Salah satu tempat makan romantis di kota bandung yang harganya sangat terjangkau yaitu tutut di punclut bandung.

Di Subang Kota, Tutut baru-baru ini mulai digemari dan digandrungi di masyarakat. Dengan label #TututGledeg, Tutut ala MangSihejo yang berada di Jl. Panglejar 4, Kelurahan Karanganyar, Subang itu dikenal dengan rasa pedasnya. Kenikmatan #TututGledeg ini semakin terasa dengan olahan bumbu rasa Gule.

"Tutut ini makanan yang nikmat disantap di dua kondisi alam, saat hujan dan panas. Dijamin, selepas makanan Tutut badan jadi berkeringat," kata Owner #TututGledeg Subang, Ipiet

Untuk mendapatkan rasa yang nikmat dan bumbunya meresap, untuk sekali masak dalam ukuran wajan (penggorengan besar) membutuhkan waktu sekitar 5 jam. Meskipun #TututGledeg ini masih bersifat bisnis rumahan, namun penikmatnya datang dari berbagai kalangan.

Sebut saja Fahmi Hkim. Motivator Bisnis yang mengaku pecinta Tutut itu dalam sekali belanja empat porsi. "Rasanya beda dengan yang lain. Rasa dan pedasnya megang banget, pas dengan namanya #TututGledeg," kata Fahmi.

Tidak hanya Fahmi, penikmat #TututGledeg lainnya adalah atlit MuayThai SittiJill Halimah. Gadis yang pada 2017 akan tanding di Sea Games Malaysia itu mengaku dirinya pegila Tutut. "Suka. Selain rasanya yang enak, Tutut ini banyak manfaatnya untuk tubuh," kata peraih Medali Perak di PON XIX.

Tutut mengandung zat gizi makronutrien berupa protein dalam kadar yang cukup tinggi, juga mengandung mikronutrien yang berupa mineral yaitu kalisum yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Protein sendiri menunjang keberadaan setiap sel tubuh, juga berperan dalam proses kekebalan tubuh. Konsumsi protein hewani ini jelas dibutuhkan oleh tubuh disamping protein nabati. Selain itu juga kandugnan lemak yang terdapat dalam tutut merupakan asam lemak esensial dalam bentuk asam linoleat dan asam linolenat.

Adapun kandungan vitamin dari tutut ini juga cukup tinggi dengan didominasi vitamin A, vitamin E, niacin, dan folat. Vitamin A sendiri berperan dalam pembentukan indra penglihatan (mata) yang baik, terutama di malam hari. Sedangkan, vitamin B3 berperan penting dalam metabolisme karbohidrat untuk menghasilkan energi, metabolisme lemat dan protein. Selain itu di dalam tubuh, vitamin B3 mempunyai peranan penting dalam menjaga kadar gula darah, penyembuhan migrain, tekanan darah tinggi dan juga vertigo. Kandungan vitamin E pada tutut juga berperan dalam menjaga kesehatan berbagai jaringan, mulai dari jaringan mata, kulit, sel darah merah sampai hati.

Sedangkan folat berpungsi dalam membantu pembentukan sel darah merah, mencegah anemia dan berbagai manfaat lain. Belum lagi manfaat kandungan mineralnya berupa kalsium, magnesium, kalium, zat besi dan fosfor yang berperan penting pada tubuh guna pengaturan kerja enzim, pemeliharaan keseimbangan asam dann basa, membantu pembentukan ikatan yang memerlukan mineral seperti pembentukan hemoglobin.

 

Follow twitter @tintahijaucom | FB: Berita Tintahijau


TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Jumlah ASN Subang Terkonfirmasi Covid-19 Bertambah https://t.co/rZIeo8IeLq
Permudah Akses Internet, Diskominfo Subang Gratiskan Koneksi di 26 Kecamatan https://t.co/YWa800R6fL
Puluhan Pejabat Pemkab Majalengka Kembali Dites Swab https://t.co/PpxRmbCWE4
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter