Bagi kebanyakan tempat kursus atau sanggar seni tari, peserta didik pasti dipungut iuran bulanan demi terselenggaranya pendidikan dengan baik. Namun, ternyata tidak semua sanggar tari menerapkan aturan yang sama.

Di Sanggar Nay Sunda, yang terletak di Jalan Sukarahayu, gang Hebras Kelurahan Karanganyar, Subang, peserta sama sekali

Bupati Subang, Hj Imas Aryumningsih ikut menari Pohaci dalam acara ruatan bumi di daerah Kampung, Pasung, Desa Karanghegar, Kecamatan Pabuaran, Subang, Ahad (1/10/2017).

Selain Bupati sejumlah kepala desa pun ikut menari mengikuti irama musik, Bupati tampak lihai dalam menggerakan kaki dan tangannya sesuai irama sambil memegang

Situs Raden Aria Wangsa Goparana, atau lebih dikenal dengan situs Nangka beurit adalah salah satu saksi sejarah tentang asal mula tersebarnya agama Islam di Subang. Mungkin sudah banyak orang yang menulis tentangnya, sudah banyak media yang menayangkan baik media online maupun media massa, sudah banyak

Perpaduan aksi permainan, dan tari tradisional, diiringi lagu Indonesia yang ditampilkan Sanggar Budaya Bolang/Komunitas Hong Bolang di acara Utrech Indonesia Day (UID) 2017,  membuat suasana Zimihc Theater Stefanus, Utrecht Belanda jadi semarak. Komunitas dari Kabupaten Subang ini tampil Minggu, 10 September 2017 waktu setempat.

 Penampilannya disambut

Kebijakan pemkab Subang yang lebih memilih menghadirkan hiburan populer dari stasiun televisi swasta nasional Indosiar, mengundang kekecewaan dari budayawan Jawa Barat dan  seniman tradisional asli Subang.

Budayawan Jawa Barat sekaligus peneliti kesenian Subang M Nana Munajat Dahlan menyayangkan tidak diperhatikannya kesenian tradisional asli Subang secara optimal.

Banner Kanan 1

Twitter Update

Hari Pertama Kerja, Pjs Bupati Subang: Pemerintah Harus Berjalan https://t.co/Vskzx44PyA
BREAKINGNEWS! KPK Geledah Rumdin Bupati Subang Imas Aryumningsih https://t.co/YQM3cYNcp4
Ini Dia Pilihan Hunian Mewah dengan DP di Bawah Rp10 Juta https://t.co/AzJmw4AYhs
Follow TINTAHIJAU.COM on Twitter

Facebook Page