Pakaian Tradisional Majalengka 'Simbar Kencana' Dikenakan Putri Indonesia Jabar

Ajang Bakat Seni dan Budaya yang dihelat di  Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu, menoreh kebanggan tersendiri bagi Majalengka. Mengingat pakaian tradisional yang dikenakan Putri Indonesia dari Jabar , Tria Devitasari, merupakan pakaian tradisional asal Kota Angin itu.

Pada ajang bergengsi itu, masing-masing perwakilan menyuguhkan pakain adat dari masing-masing daerah. Tidak terkecuali dari Jabar. Simbar Kencana, nama pakain tardisional yang dikenakan perwakilan dari Jabar. Rupanya pakaian tradisional tersebut merupakan pakain adat asal Majalengka.

"Kami dari Dinas Pariwisata sangat bangga ketika Putri Indonesia Jawa Barat dengan percaya diri menggunakan baju atau gaun kebesaran Majalengka Simbar Kancana, hal ini menunjukan bahwa gaun ini diakui oleh masyarakat Jabar bahkan Indonesia," kata Kabid Patiwisata Dinas Pariwisata dan Budaya Majalengka, Mumuh Muhidin kepada TINTAHIJAU.com

Mumuh menjelaskan diakhir tahun 2017 komunitas kreatif Majalengka yang digawangi oleh ikatan mojang dan jajaka (IMOKA) menggelar Majalengka Wedding Expo yg mengangkat tema pakaian adat Simbar Kencana bahkan HARPI Majalengka memperkenalkan pakaian adat Simbar Kencana ini ke kerajaan Malaysia,

"Begitu besarnya pengakuan dunia semoga kita masyarakat Majalengka bisa melestarikannya, dan harapan kami pakaian ini bisa dijadikan sebagai gaun wajib bagi para pengantin Majalengka. Sehingga bisa lestari," pungkas Mumuh.

Senada dengan Kabid Pariwisata, Ketua Ikatan Mojang Jajaka Majalengka Deka juga mengaku bangga karena dengan dipakainya gaun khas Majalengka Simbar Kancana menunjukan bahwa Majalengka memiliki kekayaan budaya yang membanggakan.

"Saya sangat bangga dengan digunakannya pakaian adat yang mengangkat legenda Simbar Kancana yang berasal dari Majalengka.Hal ini menunjukkan bahwa Majalengka memiliki kekayaan budaya yang patut diangkat. Dan ini salah satu bentuk apresiasi terhadap kebudayaan lokal dari Majalengka," ujar Deka

Nama Simbar Kencana berasal dari nama seorang Ratu yang cantik jelita, lincah, gesit, cerdas, lungguh dan mempesona. Nama ratu itu adalah Dewi Ayu Simbar Kencana. Ratu Dewi Ayu merupakan salah seorang pemimpin dari Kerajaan Talaga Manggung atau Sindangkasih yang menjadi cikal bakal terbentuknya Majalengka.

Kisah mengenai Dewi Ayu Simbar Kencana juga erat kaitannya dengan sebuah batu besar dikawasan Majalengka yang selalui mengeluarkan aliran air hingga saat ini dari dalamnya. Batu itu merupakan sebuah luapan kesedihan sang Ratu paska kematian ayahnya yang dibunuh oleh suaminya sendiri.

Dewi Ayu Simbar Kencana merupakan lambang kemuliaan, kecerdasan, keberanian, kebijaksanaan, keadilan dan kejayaan Majalengka. Dewi Ayu Simbar Kencana, Dewi Legenda dari Majalengka, Jawa Barat. (Echa)


Dapatkan kilasan berita lainnya via:
Twitter: @TINTAHIJAUcom
FB: REDAKSI TINTAHIJAU


Banner Kanan 6
Banner Kanan 1
Banner Kanan 2
Banner Kanan 3
Banner Kanan 4
Banner Kanan 5

Twitter Update

Harga Kebutuhan Pokok di Bulan Ramadan Terus Merangkak Naik https://t.co/aaMLfNBB4k
Sejarah Majalengka dan Kemegahan Bandara Internasional Kertajati https://t.co/Tjy5j3MzAc
Rekomendasi Menag, Dai Muda Subang: Dakwah Panggilan Jiwa Bukan Profesi https://t.co/H6HG6YpnTZ
Follow TINTAHIJAU.COM on Twitter

Facebook Page