Follow us:

Mapag Tamba, Tradisi Petani di Desa Pilangsari Majalengka Setelah Tanam Padi

Sejumlah daerah di wilayah Pantura Jabar memiliki tradisi dan adat istiadat cukup banyak, terutama di bidang pertanian seperti sedekah bumi dan lainnya. Satu diantaranya adalah Mapag Tamba.

Tradisi ini digelar warga setelah tanam padi. Biasanya Mapag Tamba dimulai saat musim tanam padi. Mapag Tamba ini diyakini untuk mengusir penyakit tanaman padi. Tradisi ini secara turun-temurun dari dulu hingga sekarang masih dilaksanakan

Dalam pelaksanannya, mereka berjalan kaki memutari batas desa sekira pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 11.00 WIB. Syarat ikut Mapag Tamba selama perjalanan tak boleh menengok ke belakang dan membisu. Bahkan petani yang sedang bekerja di sawah, mereka akan berhenti sejenak saat dilewati rombongan. Alasannya adalah saat rombongan Mapag Tamba melintasi sawah berarti sedang mengobati sawah petani tersebut.

Tradisi Mapag Tamba ini masih dilaksanakan di sejumlahd aerah di Pantura Jabar, termasuk di dalamnya Majalengka. Salah satunya di Desa Pilangsari Kecamatan Jatitujuh, Majalengka. Mereka berangkat dari kantor desa, berjalan kaki memutari batas desa sekira pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 11.00 WIB.

Kepala Desa Pilangsari H Didi Tarmadi menyebutkan, tradisi ini memang tidak familiar di masyarakat. Menurut Didi, di derahnya, selain tradisi adat Mapag Tamba, ada tradisi Mapag Sri, Sedekah Bumi, dan Munjungan. Empat tradisi adat yang masih bertahan sampai sekarang di desanya. "Kegiatan ini juga mempertahankan nilai-nilai tradisi yang merupakan salah satu potensi wisata," terangnya Rabu (17/1/2018).

Mapag Tamba ini dilakukan seluruh perangkat desa Pilangsari dengan mengelilingi batas-batas desa melalui jalan areal pertanian. Kegiatan ini dipercaya agar sawah milik petani terbebas dari hama dan mendapat hasil maksimal. Tahun ini tradisi keliling perbatasan di areal pertanian diikuti seluruh perangkat desa dan sejumlah lembaga lain seperti BPD, LPM, dan karang taruna.

"Kegiatan seperti ini juga mempererat tali silaturahmi perangkat desa, BPD, dan karang taruna. Kami berharap dan berdoa kepada Allah agar diberikan hasil yang maksimal khususnya bagi para petani, yang notabene merupakan mata pencaharian utama penduduk Pilangsari," imbuhnya (Echa)

Dapatkan kilasan berita lainnya via:
twitter: @TINTAHIJAUcom
FB: REDAKSI TINTAHIJAU




Twitter Update

Gebyar Senam Sehat & Hoki 2018, HUT Ke-52 RADIO BENPAS SUBANG , Kamis (26 Juli 2018) https://t.co/wyCUhEacnM
Satu dari banyak destinasi wisata alam di Majalengka, adalah Buper Cidewata di Sadarehe Desa Payung Kecamatan Rajag… https://t.co/BLArhFDK9y
[Opini] Kepala Daerah Baru Jangan Korup https://t.co/c4WdRbLktE
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page