Tandur Sholawat, Ritual Belas Kasih Untuk Padi di Majalengka

Ada yang menarik cara tandur (tanam padi) di Kampung Wates, Desa Jatisura, Kecamatan Jatiwangi, Majalengka ini. Saat aktivitas tandur dimulai, belasan ibu-ibu mengumandangkan sholawat Nabi.

Acara Tandur Sholawat ini digagas Jatiwangi Art Factory atau JAF. Ada ritual khusus pada saat hendak tandur di sawah segitiga cinta seluas 100 bata tersebut. Kaum Bapak-bapak ambil air wudhu terlebih dulu sebelum terjun ke sawah. Saat kaum pria mulai menanam benih padi, dari atas sawah kaum ibu mulai bershalawat

Tidak itu saja, sebelum memulai aktivitasnya mereka menggelar doa bersama dengan meletakan satu ikat benih padi di depan jamaah petani. Penanggung jawab acara Ismail mengatakan Tandur Sholawat adalah semacam ritual belas kasih pada tanaman padi yang pengoalahan benihnya selalu didoakan setiap malam jumat dan saat penanaman atau tandur diiringi dengan lantuna Sholawat nabi oleh ibu-ibu.

"Lahan yang kita garap saat ini adalah sebagai prototype padi hitam organik, jika nanti berhasil mengembangkan padi hitam organik yang juga dipercayai bisa untuk obat diabet ini. Maka kita nanti akan coba bekerja sama dengan para petani untuk menanam padi serupa," kata penanggung jawab acara Ismail.

Sementara itu Kepala Desa Jatisura Euis Khotisah di sela-sela acara Tandur Sholawat mengatakan, dirinya mengaku bangga dapat perhatian dari JAF. Ritual Tandur Sholawat diharapakannya  dapat membawa nama baik bagi Jatisura. "Hari ini masyarajat terlihat rukun damai baik dengan pemerintah desa maupun dengan pemerintah kabupaten. Dan acara Tandur Sholawat ini semoga akan semakin mengangkat lagi nama Jatisura." Harapnya.

Acara yang mengangkat tema "Hayu urang rempug jucung sauyunan tandur di Kampung Wates, Jatisura" Ini ditutup dengan makan bersama diselingi diskusi kecil yang menyimpulkan bahwa tiga orang dari Jatiwangi Art Factory (JAF) sebelumnya telah melakukan study banding ke Thailand yaitu Ismail, Iing dan Maman. JAF juga rencananya akan menggarap program 50 polybag tanaman Cabai untuk masing-masing rumah. "Kita ingin Wates kedepan akan menjadi tempat tanam cabai.yang benihnya berasal dari cabai di seluruh dunia," pungkasnya. [Echa]


Banner Kanan 1

Twitter Update

Bawakan 'Cinta Noda Hitam', Ruhimat Ajak Anggota Ormas LI Bergoyang https://t.co/Ky9YwRguYc
Maman Imanulhaq Jenguk Bayi Penderita TBC di RS. Cideres Majalengka https://t.co/grUKKKBu1T
FIKOM Universitas Subang Gelar Muslimah Fashion Festival https://t.co/jjMJoQSGNO
Follow TINTAHIJAU.COM on Twitter

Facebook Page