Pasanggiri Sisingan, Langkah Seniman Subang Merebut Kemerdekaan

TINJAU SUBANG- Pasanggiri Peristiwa Gotong Sisingan akan digelar lima hari menjelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesi. Momentum ini menjadi langkah seniman Subang dalam merebut kemerdekan berbudaya dan berseni.

Pasanggiri Sisingaan ini akan melibatkan 30 group dan 480 seniman Sisingaan se-Kabupaten Subang. Mereka akan unjuk kebolehan, baik di lapangan maupun saat arak-arakan di jalan protokol. "Pelaksanaannya 12 Agustus. Ada 30 group Sisingaan yang akan dilibatkan, untuk masing-msing group membawa empat Sisingaan," jelas panitia Waway Sutia Erawan

Momentum Hari Kemerdekaan RI sengaja dipilih panitia. Ini disesuaikn dengan tema yang diusung, yakni 'Membangun Kemerdekaan dalam Kebudayaan'. Tema ini menggambarkan, sejauh ini seniman dan budayawan di Kabupaten Subang belum sepenuhnya menikmati makna kemerdekaan dalam berekspresi.

Ini dibuktikan dengan keberadan ratusan cabang seni dan budaya di Subang nasibnya nyaris ditelan perkembangn zaman. Satu kesenian khas Subang yang msih eksis di tnh kelhirnnya adalah Sisingaan. Meskipun, kekinian keberadaan Sisingaan yang kerap dijadikan hiburan hajatan warga mulai tergeser persaingn bisnis dengan masuknya Mamanukan.

"Tujuan Pasanggiri Peristiwa Gotong Sisingan ini, pertama untuk memelihara eksistensi seni-budaya asli Subang yang mulai hilang, kedua momentum ini harus menjadi titik awal eksistensi dan kemerdekaan seniman dn budayawan di Subang yang mulai redup," jelasnya.

Teknisnya nanti di acara, jelas Waway, 30 Group yang mewakili msing-masing kecamatan itu, akan menunjukan kebolehan di depan dewan juri, Menteri Pendidikan dan Kebudyaan serta pejbt pusat, provinsi dan pejabat dari Pemkab Subang. Pada saat itulah, peserta akan dinilai dari mulai ketangkasan, tarian, kekompkan dan kekuatan. 

Selepas beraksi di lapangan alun-alun, Sisingaan ini akan konvoi di Jl Mayjen Soeprapto - Jl. Ade Irmas Suryani dan finish di Gedung Sejarah Wisma Karya Subang. Mereka yang beruntung, akan mendapatkan hadiah total Rp100 juta "Dalam seni Sisingaan ini banyak makna yang diambil, dari nilai kegotong-royongan, kekuatan, kesenian dan kekompakkan. Nilai inilah yang seharusnya menjadi falsafah kita dalam kehidupajn sehari-hari," paparnya

Pasanggiri Sisingn ini akan digelar menjadi kegiatan rutin setiap tahun. Menurut Waway, selain untuk tujuan pelestrian dan eksistensi kesenian, acara semacam ini menjadi daya tarik wisatawan, baik wisatawan regional maupun nasional masuk ke Subang. "Ini akan dijadikan agenda tahunan. Dari sini, bisa jadi banyak wisatawan luar jadi datang ke sini, apalagi sekarang ada jalan tol," pungksnya

 

_____________

Dapatkan lintasan berita Subang via:

 

Follow Twitter: @tintahijaucom

Like Faceboook: Redaksi Tintahijau

Iklan & Promo: 089624350851


Twitter Update

Pedangdut Via Vallen dan Konsistensi Lagu Daerah https://t.co/33mftfbshA
Gubernur Anies: ASN Bukan untuk Dimusuhi tetapi Dibina https://t.co/Rtit2O2yEj
Maju dari Perseorangan, Endang Kosasih Data KTP Dukungan https://t.co/OpkB3dQTWk
Follow TINTAHIJAU.COM on Twitter

Facebook Page