FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Berkaca dari Kasus Bowo, Dedi Mulyadi Ultimatum Caleg Golkar Tidak Money Politic

BANDUNG, TINTAHIJAU.com - DPD Golkar Jabar mengultimatum calon legislatif (caleg) tidak melakukan politik uang jelang pemilu 2019. Caleg-caleg di Jabar diminta mendulang suara dengan cara yang elegan dan bersih.

Larangan praktik politik uang ini disampaikan melalui surat edaran kepada seluruh Caleg Golkar di tingkatan kabupaten/kota maupun provinsi, Rabu (10/4/2019). "Ini penegasan kami pada seluruh caleg untuk tidak memakai politik uang guna menjaring suara," kata Ketua DPD Golkar Jabar Dedi Mulyadi via telepon genggam.

Menurutnya edaran tersebut juga menegaskan sikap Golkar untuk menjaga kualitas hasil pemilu 2019 dan menjaga integritas partai di Jabar. Sehingga bisa mencetak pemimpin pilihan rakyat.

Dia berpesan caleg-caleg bisa menjaga marwah partai berlambang pohon beringin tersebut. Ia tidak ingin ada lagi caleg Golkar yang masih melakukan praktik politik uang.

"Pemilu merupakan ikhtiar demokrasi untuk melahirkan para pemimpin berkualitas yang mampu menjawab seluruh tuntutan dan aspirasi masyarakat," tegas Dedi.

Seperti diketahui, baru-baru ini seorang anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Partai Golkar menjadi tersangka suap. Dari kasusnya, terungkap 400 ribu amplop berisi uang yang disebut KPK diduga untuk serangan fajar. Bowo diketahui juga merupakan Caleg Golkar Dapil II Jateng. [detik.com]


FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
Twitter: TINTAHIJAUcom
YouTube: TINTAHIJAU Channel


Twitter Update

Bawaslu Jabar Beri Santunan untuk Keluarga Pengawas TPS yang Meninggal https://t.co/qlTiXGffjj
Suara Prabowo di TPS Depok 148 Ditulis di Web Cuma 3 Suara https://t.co/DLNlMoyLvE
Jelang Ramadan Harga Cabai Merah di Pabuaran Subang Semakin 'Pedas' https://t.co/myZRZFxRi3
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page