Literasi

  1. Opini
  2. Surat Pembaca

Ombudsman Jawa Barat menerima 60 laporan Penerimaan Peserta Didik Baru (2018), baik di tingkat SMP ataupun SMA, hingga Jumat (13/7/2018).

Puluhan laporan itu berasal dari beberapa kota/kabupaten di Jabar, seperti Bandung, Sukabumi, Subang, Cirebon, Bogor, Bekasi, dan sebagainya. Mayoritas laporan mengeluhkan sistem zonasi yang dinilai merugikan.

“Mayoritas laporan dari masyarakat yang masuk terkait pelaksanaan zonasi, dan ketika breakdown, persoalannya itu terkait salah input jarak, manipulasi jarak, dan pemerataan sekolah,” ujar Koordinator Tim PPDB 2018 Ombudsman Jabar, Noer Adhe Purnama kepada ayobandung, Jumat (13/7/2018).

Hasil verifikasi Ombudsman Jabar di lapangan menyebutkan bahwa sistem zonasi masih menjadi biang masalah yang berimbas pada belum terakomidirnya calon siswa. Selain itu, ditemukan juga banyak laporan yang mengeluhkan jumlah kuota di setiap zonasi. "Misal, rumah sudah dekat tapi kuotanya sudah habis, padahal dari rumah, yang terdekat hanya sekolah itu," kata Adhe.

Beberapa laporan juga mengisyaratkan adanya faktor human error saat meng-input titik koordinat. “Dari contoh kesalahan itu, akhirnya ada yang bisa masuk kuota, dan ada juga yang diperbaiki jaraknya,” kata Adhe.

Selain itu, Adhe juga menemukan adanya kasus manipulasi data siswa yang menyebabkan calon siswa lain tersingkir dalam PPDB. Misalnya saja, pendaftar yang berdomisili di Kecamatan Batununggal sengaja meng-input Kecamatan Merdeka sebagai wilayah domisilinya lantaran ingin diterima di SMP Negeri 2 atau SMP Negeri 5 Bandung. Hal ini, kata dia, akan segera ditindaklanjuti oleh Ombudsman Jabar. "Kemudian setelah diverifikasi, sekolah mengakui adanya kesalahan itu dan meminta orang tua untuk mengundurkan diri," ujar Adhe.

Hingga kini, tim Ombudsman terus memantau pelaksanaan PPDB di sejumlah sekolah di Jabar. Meski begitu, sejauh ini beberapa kasus atau temuan beberapa telah ditangani.

sumber:

photo ilustrasi [cnnindonesia]

Dapatkan kilasan berita lainnya via:
Twitter: @TINTAHIJAUcom
Instagram: @TINTAHIJAUcom
FB: REDAKSI TINTAHIJAU