Literasi

Pagelaran kolosal "Perang Bathin" ditmpilkan di Aula Pemda Subang Jl. Dewi Sartika, Subang, Sabtu (17/3/2018). Panggung Teater yang diperankan anak-anak SMA ini menyedot ratusan orang.

Acara yang digagas para pemuda yang tergabung dalam Komunitas Soebang Poenja Tjerita (SPT) ini sukses menghipnotis para penontonnya. Selama 1 jam pertunjukan dengan tema "Aku Ingin Hidup Benda" itu, ratusan penonton diaajak untuk mengikuti dari satu sceane ke sceane lain

"Ini buah dari latihan mereka, saya puas dan bangga dengan yang mereka tampilkan hari ini," kata Pembina Soebang Poenja Tjerita sekaligus inisiator acara Fitra Mahendra kepada TINTAHIJAU.com

Fitra menjelaskn Pagelaran ini menitik beratkan kepada pendidikan karakter bagi generasi muda. "Pagelaran ini diharapkan akan menjadi salah satu suguhan hiburan rakyat dan tontonan Edukatif yang bisa dinikmati oleh berbagai kalangan terutama pelajar," katanya

Budayawan Subang Wawan Renggo mengapreisasi pagelaran anak-anak ini. Namun Wawan memberi catatan khusus terhadap pelaksanaan pagelaran tersebut. "Di luar dari anak-anak ini, saya melihat, ini bagian protes keras par seniman atau budayawan. Karena pemerintaah tidak memfasilitasi ruang pertunjukan, mereka memanfaatkan aula Pemkab," kata Wawan

Wawan menjelaskaan, ketidak adanya fasilitas untuk pementasan, dikhawatirkan justru akan mengkebiri kreativitas anak-anak baik di bidang seni, budaya ataupun yang lainnya. "Di usianya yang ke 70 ini, Subang belum memiliki tempat untuk itu secara resmi. Mudah-mudahan, Bupati nanti menanggap kegitan seniman dan budayawan termasuk kreativitas anak-anak ini menjadi sesuatu yang prioritas," tandasnya [iksan putra/annas]

Dapatkan kilasan berita lainnya via:
Twitter: @TINTAHIJAUcom
FB: REDAKSI TINTAHIJAU