Literasi

Seniman lukis di Kabupaten Subang mulai bermunculan, dari mulai mural, graffiti, bottle painting, lukisan sketsa dan siluet. Tak kalah dengan seniornya, anak-anak di Perumnas Kelurahan Karangnahyar ini berkreasi lewat gelas lukis

Bergaya dan Berkarya ala Seniman Graffiti di Jalan gang Subang Kota

Memanfaatkan media papper cup, anak-anak yang tergabung dalam Doodle Art ini asik mengekpresikan bakatnya di bidang seni lukis. Tidak hanya pada papper cup, gelas kaca pun sudah mereka gambar. Sudah puluhan paper cup menjadi 'korban' kreativitas tangan mereka. Papper Cup yang semula polos, menjadi tampak imut, indah dan menawan.

"Karena mungkin sudah felling kali ya, lihat yang kosong bawannya pengen dilukis. Nah waktu itu kita lihat gelas atau papper cup, kita coba lukis, eh ternyata bagus juga," kata Seniman Doodle Art, BradBray di Rockafein di Jl. Perumnas no 34 Blok 3 Subang kepada TINTAHIJAU.com

Dengan modal spidol aneka warna, mereka membutuhkan waktu hanya 5 menit sampai 30 menit. Durasi untuk sekali melukis, tergantung tingkat kerumitan. "Kalau cuma siluet aja sih bisa 5 menit juga udah beres. Tapi kalau rada rumit dengan warna-warni bsia 30 menit," imbuhnya

 

Dinding Mural, Spot Baru untuk Foto-foto di Subang Kota
Kolaborasi Pelukis Siluet dan Sketsa Hasilkan Maha Karya Seni
Pemuda Subang Garap Bottle Painting yang Bernilai Seni Tinggi

Untuk melukis di Papper Cup, mereka hanya bermodal permanen pen. Sementara untuk media kaca, biasanya mereka menggunakan  cat akrilik atau enamel.

Anak-anak ini bukan hanya melukis di gelas, sebelumnya mereka membuat seni mural dan graffiti untuk mempercantik dinding. Coretan dinding karya anak-anak muda Subang itu tak lagi tampak kumuh dan kotor. "Setelah di lukis, ada sensasi berbeda saat kita ngopi. Inilah persembahan dan ekspresi cinta kami untuk penikmat kopi. Gak percaya kan? cobain deh," pungkas BradBray. [iksan saputra]

Dapatkan kilasan berita lainnya via:
Twitter: @TINTAHIJAUcom
FB: REDAKSI TINTAHIJAU