Follow us:

Bicara Ketahanan Pangan, Fakultas Pertanian Unma Hadirkan Kementan

Fakultas Pertanian Universitas Majalengka menggelar Seminar Nasional Pemantapan Ketahanan Pangan di Auditorium Universitas Majalengka, Sabtu (03/03/2018)

Seminar sehari itu menghadirkan Sekretaris Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dr. Ir. Aurachman Suwardi, MP sebagai keynote speaker, Rektor UNMA Prof. Ir. Sutarman, Dr. Dwi Purnomo MT dan SE, Direktur Okiagaru Farm Agus Ali Nurdin, SE.

FISIP UNMA Gagas Lahirnya Lembaga Pers Mahasiswa Melalui Diklat Jurnalistik

Seminar yang dimoderatori Dekan Faperta UNMA Dr. Sri Ayu Andayani, SP, MP tersebut dihadiri lebih dari 500 dari Pelajar, Mahasiswa, Penyuluh Pertanian, Wanita Tani Indonesia, Pemkab Majalengka peserta sewilayah 3 Cirebon.

Sekretaris Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dr. Ir. Aurachman Suwardi, MP memuji UNMA, meskipun statusnya masih swasta namun telah memiliki sertifikasi profesi bagi para penyuluh pertanian. Ini, dinilainya sebagai langkah berani sehingga sudah merintis sertifikasi Profesi Penyuluh Pertanian di Kabupaten Majalengka.

 

Karya Mahasiswa Universitas Majalengka Dipamerkan di 'Dunia Jaman Now'
Tukar Sampah Plastik di IPB Dengan Buah dan Susu Segar
Asah Kemampuan Pelajar, STKIP Subang Gelar Lomba Debat dan Orasi

Kementrian Pertanian sangat mengapresiasi Universitas Majalengka karena dengan adanya lingkungan globalisasi saat ini dituntut untuk meningkatkan daya saing baik produk maupun jasa. Dan terkait dengan adanya daya saing jasa,  menurutnya UNMA sudah melakukan langkah yang tepat.

"Saya apresiasi terhadap Universitas Majalengka yang sudah merintis melakukan Sertifikasi Profesi Penyuluh Pertanian dan berharap semua mahasiswa-mahasiswa yanga ada di UNNA selain memiliki ijazah formal juga memiliki sertifikasi profesi agar nanti mereka siap di pasar kerja," kata Dr. Aurachman

Seminar Nasional yang digagas UNMA menjadi contoh untuk membangun SDM berbasis kompetensi yang berdaya saing sehingga tenaga kerja Indonesia tidak tergilas tenaga kerja asing. "Kita tahu bahwa tujuan dari sertifikasi penyuluh pertanian adalah untuk menentukan kelayakan SDM Pertanian guna memperoleh sertifikat kompetensi, kemudianemberikan pengakuan terhadap profesi SDM dan meningkatkan kualitas pekerjaan SDM Pertanian," pungkasnya. (Echa)

Dapatkan kilasan berita lainnya via:
Twitter: @TINTAHIJAUcom
FB: REDAKSI TINTAHIJAU