Isi Hari Pahlawan, SMA PGRI 1 Subang Gelar Ngobras Kepahlawanan

Momentum hari Pahlawan yang digelar setiap 10 November, dimanfaatkan SMA PGRI 1 Subang dengan menggelar Ngobral Santai (Ngobras) Kepahlawanan.

Ngobras digelar di halaman SMA PGRI dengan melibatkan ribuan siswa dan Guru Sekolah. Dalam Ngobras yang mengusung tema Berprestasi Mulia dan Berakhlak Tinggi menghadirkan tiga pembicara muda, yakni Leady Sri (Pembalap Wanita), Brian Kamoed (Petani Hidroponik) dan Annas Nashrullah (Owner media online TINTAHIAJU.com)

BERITA TERKAIT:
SMA PGRI 1 Subang Tanamkan Budaya Literasi untuk Murid dan Guru
Cintai Budaya, SMAKOT Subang Kenalkan Busana Nusantara
Keren! Pramuka jadi Pelajaran Formal di SMAKOT Subang

Ngobras Kepahlawanan ini menitik beratkan pada memaknai jasa para Pahlawan dengan hal-hal yang positif. "Tidak ada balasan setimpal atas jasa para pahlawan yang sudah memerdekaakan Indonesia kecuali mengisinya dengan hal-hal positif. Momentum ini bagian dari upaya kita mengajak anak didik untuk mengarah ke titik itu," kata Wakil kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Ayi.

Salah seorang pemateri Leady mengatakan banyak hal positif yang dilakukan untuk melanjutkan perjuagan para Pahlawan. Pembalap perempuan itu mengajak generasi muda memaknai Hari Pahlawan tidak seremonial tapi diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. "Untuk menjadi Pahlawan seperti mereka yang sudah gugur, tentu saja kita tidak bisa melakukannya. Tugas kita adalah bagaimana kita bertindak dan berprilaku untuk perubahan ke arah yang lebih baik," kata Leady

Petani Hidroponik Brain Kamoed mengatakan, masing-masing pribadi memiliki potensi untuk berhasil. Hanya saja, jatah keberhasilan itu ditentukan dari tingkat kesungguhan dan koomitmen untuk meraih keberhasilan itu. "Porsi keberhasilan kita sama, masalahnya keberhasilan itu ditentukan seberapa hebat kita memperjuangkan itu. Jangan sampai setelah kepepet kita baru bergerak," katanya

Kepala Sekolah SMA PGRI 1 Subang Asep Kahlan H mengatakan, keberhasilan seseroang tidak ditentukan oleh ekonomi dan latar belakang. Dia mencontohkan salah seorang rekannya sukses melanjutkan S2 di Amerika meskipun orang tuanya bukan dari kalangan berada. "Kuncinya kita terus berjuang dan jangan pernah menyerah," katanya

Suasana semakin hidup pada saat sesi tanya jawab yang memberi kesempatan siswa bertanya. Untuk menghibur, Group AKustik SMAKOT dihadirkan dengan beberapa lagu klasik dan nusantara. 


 

Dapatkan kilasan berita
twitter: @TINTAHIJAUcom
FB: REDAKSI TINTAHIJAU


Banner Kanan 1

Twitter Update

Novi Sri Mahendra, Guru Cantik dari Patokbeusi Subang https://t.co/DHusTaJ4Xq
GreenThink, Wahana Wisata Edukasi di Pantura Subang https://t.co/YRMlZxidHg
Tempat Uji Kompetensi Fakultas Pertanian UNMA Direspon Penyuluh PNS Pertanian Cirebon https://t.co/FLRskdq6bx
Follow TINTAHIJAU.COM on Twitter

Facebook Page