Pemilih di TPS 12 Panglejar Dilarang Bawa HP dan Selfie

Pemilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 12 Panglejar, Kelurahan Karanganyar, Subang diharamkan membawa handphone atau berswaphoto saat melakukan pencoblosan di bilik suara.
 
Area TPS harus steril dari gadget. Pemilih yang hendak mencoblos, diminta untuk menitipkan handphone dan sejenisnya ke petugas. Bahkan, pada bagian depan TPS, pihak KPPS memberi warning dalam sebuah gambar.

Tujuan pelarangan membawa handphone ke bilik suara adalah untuk menjaga independensi karena pemilu sifatnya rahasia. Kemudian untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti adanya transaksi sesudah pencoblosan atau banyak modus lainnya. "Misal sesudah memilih (bawa handphone) surat suara difoto, terus dikirim dengan pesan nanti ditunggu di mana," ujarnya.

Adapun aturan tersebut tertuang dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota. Masyarakat yang melakukan visualisasi pencoblosan di dalam bilik suara akan dikenakan sanksi pidana.

Selain handphone, atribut pasangan calon juga tidak diperbolehkan dibawa di TPS. Karena sudah tidak ada lagi masa kampanye bagi pasangan calon kepala daerah.

Di TPS 12 Panglejar ada 303 pemilih dari dua rukun tetangga yakni RT 34 dan RT 35. Ratusan pemilih itu secara bergelombang mndatangi TPS untuk memberikan hak pilihnya. Bahkan, petugas kerap memanggil pemilih yang belum datang ke TPS dengan speaker atau jemput bola ke rumah warga.


Dapatkan kilasan berita lainnya via:
Twitter: @TINTAHIJAUcom
Instagram: @TINTAHIJAUcom
FB: REDAKSI TINTAHIJAU

Twitter Update

300 Jendral Siap Menangkan Prabowo-Sandi https://t.co/Cm6lHBwcnp
Pasangan Calon Presiden sudah ada, nomor urut juga sudah. Siapapun jagoannya #2019TetapNgopi Dapatkan Kaos… https://t.co/vmLylspsz5
Kangen lagu romantisnya ARMADA BAND, mau dinyanyikan di depan tercinta? Datang dan nikmati di Cafepedia Jl. Otist… https://t.co/WQB4dEh2Os
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page