Follow us:

Buka Muskerda Persis, Wabup Subang: Berantas Mental Koruptif

PURWADADI, TINTAHIJAU.com - Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi menegaskan komitmennya dalam memberantas praktek suap dan koruptif di pemerintahannya. Untuk menerapkan ini, Wabup minta partisipasi masyarakat melalui ikut mengawasi.

Penegasan ini disampaikan Wabup saay Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) Ormas Islam, Persatuan Islam ke-3 di Purwadadi, Subang, Ahad (10/2/2019).

Agus Masykur bercerita, Subang memiliki potensi SDA dan SDM yang cukup mumpuni. Dia menyinggung, tidak sedikit masyarakat Subang memiliki kualitas dan kompetensi di bidangnya. Namun SDM ini, kadang dikalahkan faktor uang. Sehingga tidak sedikit yang berkompeten harus kalah dengan mereka yang memiliki uang. Masalah ini, tegas Wabup, tidak boleh menjadi budaya dan terus berlangsung di Kabupaten Subang.

"Sebelum sebelumnya sering terjadi seperti ini, mau naik jabatan bayar, mau jadi PNS bayar, mau bikin KTP bayar. Sejak awal pelantikan Saya bersam Bapak Bupati komitmen no terhadap perilaku seperti itu (KKN)," kata Agus Masykur

Semangat anti KKN dan suap ini, dibuktikan moto dan visi-misi pemerintahannya, yakni Subang Jawara (Jaya, Istimewa, dan Sejahtera) dan terwujudnya Subang sebagai Kabupaten yang Bersih, Maju, Sejahtera dan Berkarakter. Dalam prakteknya, aparatur pemerintah harus selalu mengedepankan semangat dan prinsip kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, kerja tuntas dan kerja berkualitas. Melakukan gerakan inovatif dalam menjalankan roda pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat.

Sementara untuk membangun karakter baik, tegas Agus dengan menguatkan dan menerapkan nilai-nilai agama. Dia meyakini, dalam semua ajaran agama, tidak dibenarkan prilaku koruptif dan sejenisnya. "Yang membuat seseorang berkarakter adalah bimbingan religius yang menjadikannya berakhlakul karimah," terangnya

Dalam kesempatan yang sama, Agus berharap agar PD Persis Subang mengawal serta membantu aktivitas pemerintahan di Kabupaten Subang. "Tolong kawal dan bantu kami untuk menyelesaikan amanat ini, karena tidak mungkin kami bisa menyelesaikan persoalan-persoalan yang begitu kompleks di Kabupaten Subang," tegasnya


FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
Twitter: TINTAHIJAUcom
Youtube: TINTAHIJAU Channel