Follow us:

Gerakan Subang Bebersih Dirancang Massal Hingga Desa

SUBANG, TINTAHIJAU.com -  Gerakan Subang Bebersih resmi dilaunching hari ini di ALun-alun Pemkab Subang, Jumat (11/1/2019). 1.000 peserta mengkuti aksi perdana tersebut.

Gerakan Subang Bebersih yang melibatkan seluruh Organisasi Pemerintah Daerah (OPD), Pemerintah Camat, hingga Kelurahan, Muspida dan pihak swasta dan pegiat lingkungan hidup ini dipimpin langsung Bupati Ruhimat dan Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi.

"Sebetulnya yang lebih utama kepada bersih hati dan bersih mental. kalau sudah bersih hati dan mental, sehinga bersih fisik, Sehingga mudah-mudahan bisa membudaya di kabupaten Subang," kata Ruihimat di sela-sela Gerakan Subang Bebersih.

Ruhimat mengatakan, sengaja aksi ini diawali dengan melibatkan seluruh pegawai di Pemkab Subang. Dengan begitu, masyarakat nantinya diharapkan bisa mengikuti kegiatan yang sama, minimal di setiap hari Jumat dalam setiap pekannya.

"Kalau diawali birokrat saya yakin semua masyarakat akan tergantung pemimpin, saya yakin masyarakat juga akan mengikuti untuk baik menjaga kebersihan daripada fisiknya maupun kebersihan lingkungan. Mudah-mudahan subang ke depan bersih hati. Insya Allah Subang kan maju kalau seperti ini," terangnya.

Gerakan Subang Bebersih ini, jelas Ruhimat akan menjadi sebuah gerakan Subang dalam rangka aksi menjaga lingkungan hingga tingkat Kecamatan dan Desa.

"Setiap hari jumat Subang bebersih akan digalakkan, sampai ke tingkat Kecamatan dan Desa, dengan demikian gerakan ini akan menular ke masyarakat, paling tidak akan bebersih di wilayahnya lingkungan masing-masing," jelasnya.

Gerakan Subang Bebersih ini diikuti oleh 60 intansi dan perusahaan yang ada di Subang Kota. Masing-masing intansi akan bergerak di titik lokasi sebanyak 60 titik, yang berada di jalur jalan protokol hingga Jalan S Parman.

Usai membuka launching Subang Bebersih di Alun-alun Pemkab, Bupati bersma Wabup didampingi Kapolres, Dandim, Kejari dan pejabat lainnya melakukan check lokasi di jalur Jl. Ade Irma Suryani, Jl. Soeprapto, Jl. Agus Salim dan kembali ke Alun-alun.

"Buat kantor yang kotor dan pejabatnya malas bebersih, resikonya apsti ada. Yang jelas bukan hanya sebatas membuat malu buat dia, tapi paling tidak di lingkungan mereka harus merasakan. Sedang saya godok untuk punishment dan reward," pungkasnya

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAU.com
Twitter: TINTAHIAJUcom