FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Bolehkah Melakukan Kampanye Politik Melalui Twitter?, Begini Jawaban Pejabat Twitter

Indeks Artikel





SUBANG, TINTAHIJAU.com - Mendekati musim kampanye biasanya banyak politisi yang berkampanye di media sosial salah satunya Twitter. Sebenarnya melanggar kebijakan dari Twitter tidak, sih? Mungkin kamu pernah bertanya-tanya mengenai hal tersebut.

Tak mengherankan, politisi kerap menggunakan akun media sosial untuk berkampanye dan menyampaikan pendapatnya terkait suatu isu. Karenanya, jawabannya hanya bisa dijelaskan langsung oleh Yoel Roth Global Head of Site Integrity Twitter.

BACA JUGA:
Melalui Twitter, Coldplay Undang Jokowi untuk Terlibat di Global Citizen Live

"Banyak situasinya, jika memang memakai real account untuk political interfering tidak apa-apa karena namanya pemilu memang selalu kontroversial," katanya dalam acara edukasi 'Manipulasi Platform dan Operasi Informasi', Jumat (18/9/2021).

"Semua orang bisa mengungkapkan pendapatnya. Tetapi situasinya harus diperhatikan, adakah violence? Jika ada kita akan terlibat," jelas Roth.

Tapi tak bisa dimungkiri, terkadang ada akun-akun yang melewati batasan untuk masalah kampanye atau dukung mendukung. Sehingga, bila memang ada yang melanggar hal tersebut, itu bisa membuat sistem cerdas Twitter menangkapnya sebagai hal yang melanggar kebijakan perusahaan.



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Hujan Ringan Diprediksi Mengguyur Subang pada Kamis 21 Oktober https://t.co/9FXv5hpNdG
Gelar Vaksinasi, Tridjaya Motor Pagaden Siapkan Nasgor Gratis. Catat Waktunya! https://t.co/xovBB2FaOa
Jadwal Sholat Fardhu untuk Wilayah Subang Pada 21 Oktober 2021 https://t.co/3CsYqwvOWa
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter