Follow us:

Surya Paloh di Depan Kader NasDem Subang: Haqul Yaqin Jokowi Terbaik

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh melanjutkan safari politiknya di Jawa Barat. Setelah di Bandung, Cianjur dan Sukabumi, kini Surya Paloh memimpin konsolidasi struktur NasDem, Komisi Saksi NasDem (KSN), dan bakal caleg NasDem di Kabupaten Subang.

Surya Paloh tiba di Subang menggunakan helikopter, ia ditemani Ketua DPP Bidang OKK Jeannette Sudjunadi, Ketua DPW NasDem Jawa Barat Saan Mustopa, Ketua DPD NasDem NasDem Subang Eep Hidayat, dan Ketua Garnita NasDem Jawa Barat Yeni Nuraini Muchtar.

Surya Paloh tiba disambut riuh tepuk tangan massa. Dia langsung menyalami kader NasDem setiba di lokasi. Acara dimulai dengan sambutan Ketua DPD NasDem Subang kemudian pengarahan ketua DPW NasDem Jabar Saan Mustopa.

Di depan ribuan kader NasDem Subang, Surya Paloh menekankan pada seluruh kader NasDem Subang bahwa calon presiden pilihan NasDem adalah Jokowi. "Satu yang harus saya tekankan pada kalian, kita sudah punya calon presiden yang diyakini sepenuhnya hakulyakin diteropong pakai lahir dan batin, dia (Jokowi) calon presiden yang terbaik," kata Surya Paloh di gedung STIESTA, Subang, Selasa (6/3).

Surya Paloh menjelaskan bahwa NasDem tidak memiliki keraguan sedikit pun dengan pilihan mencalonkan kembali Jokowi di Pilpres 2019. Jokowi, menurutnya bukan untuk kepentingan NasDem, tetapi untuk kepentingan Indonesia.

"Ini momentum yang paling berharga bagi partai baru ini. Dia (Jokowi) membawa pikiran-pikiran baru untuk mengubah persepsi masyarakat kita terhadap partai politik," ujarnya.

Kepada bakal caleg dan pengurus NasDem, Paloh meminta untuk bekerja keras memenangi Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden yang digelar serentak 2019. Di tahun 2014, NasDem berhasil duduk di parlemen padahal masih partai baru.

"Partai ini baru berusia 6,5 tahun, partai ini mengikuti pemilu baru satu kali pada tahun 2014 yang lalu. Partai mencapai sebuah prestasi ikut pemilu pertama dengan prestasi ada 36 anggota DPR, ada lebih 1.300-an anggota DPRD provinsi dan kab//kota," terangnya.

"Ada tiga portofolio tingkat menteri kita, ada tiga dubes kita, ada satu wantipres kita, dan hari ini saya katakan yang paling dahsyat itu ada ketua DPD (Subang) sekaligus budayawan pengarang lagu yang namanya Eep Hidayat," pungkasnya. [kumparan]