FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Sekda Buka-bukaan Soal TPAS Panembong

Abdulrakhman mengatakan setelah pengajuan perbaikan tersebut diajukan ke Pemerintah Pusat, akhirnya disetujui anggaran sebesar Rp 9 miliar dari APBN murni tahun 2012 untuk perbaikan TPAS Subang tersebut.

"Dari Pagu anggaran Rp 9 miliar tersebut, terealisasi sebesar Rp 6.7 miliar untuk pelaksanaan kegiatan rehabilitasi TPAS Subang. Namun pada pelaksanaannya bermasalah karena terkendala bencana alam," ujar Abdulrakhman.

Abdulrakhman juga mengatakan saat pelaksanaan kegiatan proyek berlangsung, seringkali terkendala longsoran sampah sehingga membuat pengerjaan menjadi terlambat dari seharusnya.

"Sayangnya kondisi tanah di TPAS Subang labil hingga saat pelaksanaan kegiatan seringkali longsor. Akibatnya pengerjaan menjadi terlambat. Karena terlambat, design kontruksi pun jadi berubah dan pelaksaan proyek makin terlambat," ujarnya.

Disinggung soal proyek negara yang dibiayai APBN dikerjakan di daerah rawan bencana, Abdulrakhman mengaku tidak mengetahui persis mengenai hal itu. Namun Abdulrakhman mengakui lokasi TPAS yang terbilang rawan bencana.

"Itu kajian dari orang teknis. Kalau mereka tahu itu daerah rawan bencana, saya yakin proyek tersebut tidak akan dilanjutkan," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek peningkatan mutu TPAS Panembong dari Diskimrum Jabar, Endang Suardi mengatakan pihaknya baru mengetahui lokasi proyek tersebut berada di daerah rawan bencana. [tribunnews]

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Entah Halu atau Memang Sangat Imajinatif, Seniman Ini Jual Patung Tak Kasat Mata Seharga Rp250 Juta https://t.co/wha5086o3l
Innalillahi, Kasus Covid-19 di Subang Bertambah 238 Orang Pada Jumat 18 Juni 2021 https://t.co/95k0MSMQYa
Catat! Ini 26 Poin Seputar Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Subang https://t.co/A7qsPccEXm
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter