FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Permintaan Akta Lahir di Subang 1.000 perhari

 

Peningkatan itu diantaranya disebabkan 2 faktor, dikabulkannya uji materil UU No 23/2006 tentang Administrasi Kependudukan dan kebutuhan administrasi syarat masuk sekolah dasar.

"Setelah permohonan uji materil dikabulkan, antusias warga mengurus akta kelahiran mengalami peningkatan, yang tadinya sehari itu hanya 50 sekrang jadi berkali-kali lipat," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcasip) Subang, Dadang Kurnianudin kepada TINTAHIJAU.com, Senin (27/5/2013).

Di lain pihak masa penerimaan siswa baru dibuka. Mereka yang belum memiliki akta kelahiran, terutama untuk tingkat sekolah dasar, akhirnya mengurus. "Mereka membutuhkanya sebagai syarat untuk mendaftar dijenjang selanjutnya, selain itu " tuturnya.

Untuk mendapatkan akta kelahiran, warga harus melengkapi persyaratan, yakni penetapan Pengadilan Negeri  dan membayar Rp40 ribu yang disesuaikan dengan Peraturan Daerah setempat.

Dengan dikabulkanya yudicial review UU No 23/2006 pihaknya menghimbau untuk secepatnya kepada yang belum membuat akta bagi anaknnya bisa langsung mendatangi Disdukcapil Kabupaten Subang.

"Hak anak untuk mempunyai akta sesuia dengan pasal 27 UU Ndo 23 tahun2002 tentang perlindungan anak jadi orang tua berkewajiban untuk mengurus akta kelahiran," jelasnya. [Warlan putra | @warlanPutra]


TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Optimalkan Peran RT/RW, Kelurahan Karanganyar Terapkan Adaptasi Sistem Baru https://t.co/noDtCRHpyc
Kerap Diragukan, Ini Kesaksian Pasien Covid-19 yang Sudah Sembuh https://t.co/5JzcTvd9Hw
Ketua DPRD Subang Belum Tahu Realisasi Anggaran Covid-19 Parsial Lima https://t.co/2iC3vNE3lP
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter