Mobil Plat Merah di Subang Banyak Dihitamkan

 

 


"Tidak hanya kendaraan milik pejabat eksekutif, di lingkungan DPRD Subang pun kami masih menemukan ada yang menganti plat nomor merah menjadi hitam," kata Darta.

Darta mentakan, bukan soal mendapat bahan bakar bersubsidi, dengan perubahan warna plat nomor polisi itu, masuk dalam kategori penipuan. Ia mengatakan, kendaraan dinas yang dipakaipinjamkan kepada pejabat publik dan pejabat politik tujuannya untuk meningkatan mobilitas kinerja mereka.

Namun dengan warna plat merah menjadi hitam, maka si pengguna kendaraan tersebut, dengan sengaja dan diniatkan untuk memanfaatkan mobil dinas itu di luar kepentingan publik atau urusan soal kantornya.

"Kalau pakai plat merah, tentu saja ruang geraknya akan terbatas. Kalau hitam kan, bisa bebas kemana saja dan untuk tujuan apa saja. Padahal itu kendaraan dinas yang dibeli dari uang rakyat dan bukan kendaraan pribadi. Mudah-mudahan pihak kepolisian melakukan penertiban soal ini," paparnya.

Kasat Lantas Polres Subang, AKP Ricko Abdillah A Taruna mengatakan, pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk melakukan penertiban kendaraan yang merubah plat merah menjadi hitam tersebut. "Jika terbukti, kami tidak segan-segan akan menindaknya, dan menilangnya," tegas Ricko.


Banner Kanan 1
Banner Kanan 2

Twitter Update

Investor dari Singapura Lirik Potensi Wisata di Sumedang https://t.co/4Z2RRL1MXo
Akhiri KNM di Desa Sukasari, Mahasiswa Universitas Majalengka Gelar Seminar Digitalpreneur https://t.co/8NPcuCDVmB
Diduga Korupsi Dana Desa, Kejari Indramayu Tahan Kepala Desa https://t.co/kHczaqBY1R
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page