FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Kunjungan Komisi VIII DPR RI, Proyek Pelabuhan Patimban Diduga Picu Banjir Pantura Subang

SUBANG, TINTAHIJAU.COM- Komisi VIII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Bupati Subang, Kamis (1/3/2021). Dalam pertemuan tersebut satu diantaranya membahas banjir Pantura beberapa waktu lalu.

Sekedar informasi, banjir yang terjadi pada waktu lalu merendam 17 Kecamatan di Kabupaten Subang. Dibanding banjir sebelumnya, banjir kali ini merupakan terbesar sepanjang sejarah. Selain akibatkan fasilitas umum rusak, banjir akibatkan kerugian ratusan miliar.

Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanulhaq menyebutkan dalam pertemuan tersebut terungkap salah satu penyebab banjir besar di Pantura Subang itu, diantaranya dampak dari proyek pelabuhan Patimban

“Tadi kita mendengar Pelabuhan Patimban menjadi salah satu soal dari banjir Pantura, itu kita akan sampaikan juga untuk dicari solusinya bagaimana,” kata Maman usai menjalani pertemuan dengan Bupati Subang, pada Kamis (1/4/2021).

Anggota Fraksi PKB itu mengatakan, dari pertemuan itu akan diambil langkah langkah strategis guna menekan dampak dan terjadinya banjir di wilayah Pantura, seperti dilakukan normalisasi sungai, dan pembuatan bendungan, serta pembuatan beberapa embung menjadi prioritas.

“Walaupun itu tidak ada di komisi kami, tetapi kami memiliki fraksi-fraksi, tentu akan menyampaikan itu ke komisi-komisi terkait,” tambah Anggota DPR dari Dapil Subang Majalengka dan Sumedang ini

Ketua Tim kunjungan kerja Laksdya TNI (purn) Moekhlas Sidik, MPA menuturkan kunjungan Komisi VIII DPR RI kali ini adalah untuk berkoordinasi dan memastikan penanganan kebencanaan yang telah terlaksana, melakukan pengawasan sesuai undang-undang atas anggaran yang digunakan serta menyerap aspirasi dari pemerintah daerah terkait permasalahan dan solusi untuk mengatasi bencana terutama banjir pantura.

Sementara itu Bupati Subang H Ruhimat mengatakan pemerintah daerah telah berupaya menangani berbagai bencana yang terjadi di Kabupaten Subang di tengah keterbatasan yang dimiliki.

Bupati mengungkapkan bahwa pemerintah Subang tidak ingin terperosok ke dalam lubang yang sama apabila ke depan banjir di daerah pantura masih terjadi, untuk itu dibutuh peran dari berbagai pihak terutama bantuan pemerintah pusat untuk hadir menangani permasalahan banjir pamanukan.

 "Adanya keterbatasan kemampuan pemerintah daerah, bantuan pusat sangat dibutuhkan. Mudah mudahan dengan kehadiran tim DPR RI komisi VIII dapat menjawab permasalahan yang dirasakan kita semua," kata Ruhimat

Adapun tim Kunjungan DPR RI Komisi VII adalah sebagai berikut:
1. Laksdya TNI (purn) Moekhlas Sidik, MPA
2. Dr. H. TB Ace Hasan Syadzily, M.Si
3. I Komang Koheri, S.E
4. Ina Amannia
5. Hj. Itje Siti Dewi Kuraesin, S.Sos, MM
6. Dra. Hj. Idah Syahidah  Rusli Habiebie, MH
7. Dra. Delmeira
8. H. Maman Imanul Haq
9. MF. Nurhuda Y
10. H. Hasani bin Zuber, S.IP
11. Hj. Nur Azizah Tahmid, B.A, MA




FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Satlantas Polres Majalengka Buru Pemotor Knalpot Brong https://t.co/vGZ325FrM2
Wabup Subang Apreisasi Pembangunan Zona Intergritas BPS https://t.co/P4iMwvCjrZ
Pemprov Jabar Kembangkan Ekosistem Peternakan https://t.co/krsZu9ldAN
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter