FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Komisi VIII DPR Sebut Keberangkatan Haji 2021 Belum Jelas


MAJALENGKA, TINTAHIJAU.com
- Penyelenggaraan ibadah haji 1442 H/ 2021 belum bisa dipastikan hingga saat ini, DPR RI pun belum mendapatkan informasi terkait penyelenggaraannya.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanulhaq mengatakan Pemerintah Indonesia masih belum mendapatkan informasi tentang penyelenggaraan ibadah haji 2021. Namun, ada beberapa skema keberangkatan haji di masa pandemi Covid-19.

BACA JUGA:
Anggota DPR RI: Revisi UU Penanggulangan Bencana Itu Perlu
Pepep S Hidayat: Pemimpin Tidak Boleh Menghalalkan Segala Cara
Anggota DPR RI: Media Punya Tugas Mulia, Suarakan Kepentingan Rakyat

"Sampai saat ini Pemerintah RI belum menerima tanda adanya penyelenggaraan ibadah haji 1442 H/2021. Tetapi ada tiga opsi, yang pertama, tidak berangkat sama sekali, kedua, kemungkinan berangkat setengahnya dan ketiga, berangkat normal," kata Maman saat reses bersama sejumlah wartawan di Sekretariat PWI Majalengka, Senin (22/2/2021).

Menurut Kang Maman sapaan akrabnya,  jika opsi pertama yang diambil, maka daftar tunggu jemaah haji di Indonesia, seperti di Sulawesi itu, mencapai 45 tahun. Dan jika opsi kedua, jika berangkat setengahnya maka biaya haji akan naik dua kali lipat.

"Dan yang ketiga berangkat secara normal. Namun kabar buruknya, hingga sampai saat ini Negara Indonesia menjadi negara yang tidak diperbolehkan masuk ke tanah suci, Mekah dan Madinah," Tandas politisi PKB.

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Nama Ayus, Nisa Sabyan dan Dayana 'Terseret' Pada Demo TPA di Subang https://t.co/PSAXPX2Y9b
Sempat 0 Penambahan, Kasus Covid-19 di Subang Melesat Lagi https://t.co/wNXmHWJCVE
Nama Ayus, Nissa Sabyan dan Dayana 'Terseret' Pada Demo TPA di Subang https://t.co/PSAXPX2Y9b
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter