FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Longsor Sumedang, Anggota DPR RI Cium Sesuatu Tak Beres

MAJALENGKA, TINTAHIJAU.com - Anggota DPR RI Maman Imanulhaq mencium sesuatu yang tak beres dengan kejadian longsor maut di Sumedang

Maman menyoroti bencana longsor yang terjadi di Dusun Bojongkondang, Desa Cihanjuang, Sumedang, hari Minggu lalu (10/1) menewaskan banyak orang.

Ketua Umum KITA itu memiliki sejumlah catatan karut marut persoalan kebencanaan. Meski tak menunjuk hidung, Anggota Komisi VIII DPR RI ini meminta seluruh sektor berbenah khususnya pada tata kelola lahan, perizinan lahan, dan mitigasi kebencanaan.

"Bencana di Sumedang ini harus menjadi alasan kita bersama untuk berbenah. Padahal kita tahu bahwa bumi pertiwi kita rentan bencana, oleh sebabnya program-program mitigasi bencana harus ditingkatkan. Tak hanya itu, tata kelola lahan dan perizinan, kebijakannya harus disandarkan pada peta wilayah kebencanaan agar masyarakat aman dari bencana," ujar KH Maman Imanulhaq, Selasa (12/1/2021).

BERITA LAINNYA:

Mahasiswa Majalengka Galang Dana untuk Korban Longsor Sumedang

Longsor di Sumedang, 12 Orang Dilaporkan Hilang Tertimbun



Maman mengatakan bahwa banyak perumahan yang dibangun di atas lahan yang rentan bencana tanpa mempedulikan aspek keselamatan warga. Selain itu, daerah resapan air juga semakin menipis, hutan juga semakin gundul, sehingga beban tanah di tebing semakin berat. Hal itu yang kemudian menyebabkan tanah labil dan akhirnya longsor.

Maman juga mengajak publik ikut bahu membahu menolong para korban yang kini menginap di pengungsian. Saat ini sejumlah kebutuhan yang sangat diperlukan pengungsi yakni obat-obatan, selimut, pakaian, dan vitamin.

"Kami menyampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah di Sumedang," kata Anggota DPR dari Dapil Subang, Majalengka dan Sumedang itu.

Sejumlah korban kini diungsikan ke 2 lokasi. Untuk zona 1 (Dusun Bojongkondang), ada kurang lebih 100 KK pengungsi yang diungsikan ke Yayasan Al-Hidayah, GOR, SD Cipareuag dan pengungsian mandiri (rumah kerabat).

Sementara itu, untuk zona 2 (Perumahan SG), ada kurang lebih 125 KK pengungsi yang diungsikan ke tenda pengungsi di lapangan taman burung perumahan SBG.

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Kemunculan Angin Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur Gegerkan Warga Wonogiri https://t.co/jd6uZvuq1h
SADIS! AKSI PENCURIAN DENGAN MODUS SIRAM AIR KERAS | KORBANNYA IBU MUDA https://t.co/eoQbR9MesI
Periksa 28 Saksi, Kejari Subang Sudah Kantongi Nama Calon Tersangka Baru Kasus SPPD Fiktif https://t.co/1Gq1IwuALX
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter