FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Komisi VIII DPR: Jangan Terhasut dan Terprovokasi Adzan Hayya Alal Jihad

Indeks Artikel

SUBANG, TINTAHIJAU.com - Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq menanggapi viralnya video ajakan jihad yang dimasukkan dalam susunan kalimat azan dan iqomat.

Menurutnya, susunan lafaz azan dan iqomat bersifat tauqifi, artinya susunan itu sudah dianjurkan oleh Rasulullah SAW dan tidak perlu diubah ataupun ditambah-tambahkan.

"Kecuali dalam beberapa kesempatan, misalnya ketika ada angin besar, ada sesuatu yang membahayakan, maka di luar azan dan iqomat itu seorang muadzin biasanya memberi tahu untuk salat lah di rumah masing-masing. Itu (Hayya Allal Jihad) bukan bagian dari azan dan iqomat," kata Maman kepada TINTAHIJAU.com

Dia menekankan, viralnya video azan Hayya Allal Jihad seyogianya tidak perlu ditanggapi secara berlebihan. Maman meminta umat muslim dalam hal ini jangan mudah terprovokasi dan terhasut.

Anggap saja, kata dia, orang-orang di dalam video viral tersebut sedang melakukan lomba azan atau lomba iqomat secara mengada-ada lantaran sedang cemas dan panik. Sebab, melakukan pembaruan ajaran Islam tanpa berpedom pada sumber otoritatif seperti Alquran dan hadis.

"Walaupun kreativitasnya berlebihan, bedanya bid'ah yang mengada-ada. Makanya kalau saya sih berprinsip tidak perlu ditanggapi secara berlebihan, toh masyarakat yang rasional, masyarakat yang patuh kepada ajaran para ulama, habib akan selalu mengikuti ajaran Islam yang diajarkan Rasulullah SAW," papar Anggota DPR dari Dapil Subang, Majalengka dan Sumedang

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Sering Duduk Seharian di Kasur Karena WFH? Ini Tips Agar Tidak Cepat Pegal https://t.co/byDGs7erJS
Anggota DPRD Subang Tantang Kades Pepe Kembalikan Marwah https://t.co/8F2KDKqILI
Sejumlah Masalah Ini Ternyata Bisa Diselesaikan di Atas Ranjang https://t.co/EU5dpWiz7e
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter