SPPD DPRD Subang Akan Dialihkan untuk Tangani Corona

SUBANG, TINTAHIJAU.com - DPRD Subang akan memproyeksikan anggaran sekitar Rp10 miliar untuk penanganan kasus corona. Anggaran tersebut diambil diantaranya dari pos Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) dan sejumlah pos anggaran lainnya termasuk di sekretariat dewan.

Wacana pengalihan pos anggaran untuk penanganan corona ini muncul dari rapat antara Pimpinan DPRD dan Pemkab pada awal pekan ini. "Tindak lanjut dari rapat dengan Pemkab, Pemkab meminta tambahan untuk penanganan covid untuk tahap berikutnya. Karena kan bukan penanggulangan penyebaran covid tapi dampak masyarakat yang terpapar virus corona," kata Wakil Ketua DPRD Elita Budiarti

BERITA LAINNYA:

14 Hari Berlalu, Subang Nihil Pasien Positif Corona

Ingatkan Pemkab Subang, Pengamat: Dana Corona Jangan Timpang Tindih

PT Taekwang Bantu APD untuk Petugas Medis di RSUD Ciereng Subang

Dikatakan Elita, secara pribadi atau kepartaian, para wakil rakyat ini sudah melakukan aksi peduli. Namun secara kelembagaan, sebagai bagian dari kepedulian, Fraksi-Fraksi DPRD sepakat untuk pengalihan anggaran untuk penanganan kasus Corona

Elita memaparkan hal terpenting dalam penanganan kasus corona, tidak saja pada pasien, tapi termasuk di dalamnya mensuport para medis yang menangani pasien terkait corona. DPRD, kata Elita sepakat untuk mendorong ada intensif tambahan bagi mereka yang berperan aktif dalam penannganan dan poenanggulangan virus corona.

"Kita mendorong ada intensif tambahan untuk tenaga kerja kesehatan, karena mereka berada di garda terdepan. Termasuk kepada BPBD juga, itu sudah tercover di dalamnya. Selain untuk sarpras untuk penanggukangan covid-19," jelasnya

"Kita harus melindungi tenaga kesehatan, satu tenaga kesehatan sakit bisa ratusan pasien tidak bisa ditanggulangi. Kita harus menjaga tenaga kesehatan ini dengan aman, tidak waswas, karena faktor stres juga bisa mempengaruhi," imbuhnya

Sementara soal nominal, Elita menegaskan, secara kelembagaan belum dipiutuskan. Namun secara pribadi, Elita mendorong anggara yang dialihkan untuk penanganan kasus corona ini minimal sebesar Rp6 miliar. "Minimal Rp6 miliar sampai Rp10 miliar, ya sekitar Rp10 miliar lah. Tapi ini memang belum diputuskan dalam rapat DPRD," katanya




FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.


TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Pemeriksaan SIKM Bikin Tol Cikampek Menuju Jakarta Macet Sejauh 3 KM https://t.co/WEMdXOpHNw
Hasil Rapid Test, Sebanyak 40 Tenaga Medis RSUD Cideres Negatif https://t.co/m69NPPNTan
Fakta di Balik Trendingnya Karakter Fizi pada Serial Animasi Upin dan Ipin https://t.co/Y8rQLD9X6D
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter