FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Mahfud MD Tegaskan Pemerintah Bakal Lindungi Masyarakat dari Pinjol Ilegal

Indeks Artikel




SUBANG, TINTAHIJAU.com - Pinjaman online semakin marak, tak heran jika banyak orang yang memilih jasa ini.

Di masa pandemi Covid 19, tercatat jumlah masyarakat yang memutuskan menggunakan jasa pinjaman online (pinjol) mengalami peningkatan. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), terdapat tren meningkatnya penyaluran pinjol sejak Januari hingga Agustus 2021.

Namun jangan salah diantara layanan pemberi jasa pinjaman online itu, ada sejumlah perusahaan yang beroperasi secara ilegal.

BACA JUGA:
Begini Pesan Mahfud MD untuk Para Nasabah Pinjol Ilegal

Pada Agustus 2021, penyaluran pinjol resmi mencapai Rp14,95 triliun. Data ini belum termasuk penyaluran lewat pinjol ilegal.

Kenaikan penyaluran dana pinjol selama masa pandemi melukiskan meningkatnya kebutuhan masyarakat selama masa pandemi terhadap penyaluran dana yang cepat seperti yang mampu disediakan oleh perusahaan pinjol.

Namun, kehadiran pinjol ilegal ternyata juga meresahkan masyarakat. Hal ini karena cara-cara menagih yang cenderung mengintimidasi. Bahkan, perusahan pinjol ilegal tak segan-segan menyebarkan data pribadi hingga memanipulasi foto porno untuk membuat malu peminjam.

Menanggapi fenomena ini, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menegaskan, pemerintah bakal melindungi masyarakat dari tindakan pemerasan berlebihan yang dilakukan aplikasi pinjol ilegal.



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Quote "Berkomitmen untuk bisa konsisten dan tidak pernah berhenti untuk memperbaiki." ~Anthony Robbins~ https://t.co/X1L5oOwffd
SUAMI BERSAING DENGAN ISTRI DI PILKADES KABUPATEN SUBANG https://t.co/lbLgV5jk6W
Inilah 5 Fakta Terkini Terkait Kebakaran di Gedung Cyber 1 di Jakarta https://t.co/ekZ1P7Z2zJ
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter