FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Didemo Soal TPA, Kepala Dinas LH Subang Beri Penjelasan

SUBANG, TINTAHIJAU.COM - Puluhan Aktivis Pecinta Lingkungan melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Subang, Senin (1/3/2021).

Mereka meminta Pemkab Subang segera memindahkan Tempat pembuangan Sampah Akhir (TAP) dari Panembong ke Jalupang di daerag Kalijati, Subang.

Atas desakan itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Subang Rona Mairiansyah menegaskan, dalam proses pemindahan TPA itu ada proses dan aturan yang harus dipatuhi dan ditaati. UU Nomor 18 tahun 2018 mengatur soal oengelolaan sampah.

BERITA TERKAIT
Nama Ayus, Nisa Sabyan dan Dayana "Terseret" Pada Demo TPA di Subang
Desak TPA Segera Dipindahkan, Puluhan Aktivis Geruduk Kantor Bupati Subang


Ada proses dan tahapan yang harus dilalui. Rona menegaskan, sejauh ini pihaknya sudah menempuh proses tersebut. "Prosedurnya sudah kita lakukan, pembuatan DED juga sudah dilakukan, Amdal sudah diproses di LH Provinsi, kemudian yang membuat agak berat itu adalah pembuatan instalasi TPA, itu membutuhkan puluhan miliar, dan kita sudah mengusulkan ke provinsi dan pusat untuk bisa dibantu," kata Rona

Dia mengklaim proses yang sudah ditempuh berada di angka 60 persen. Rona menjelaskan, aksi puluhan aktivis Subang yang datang ke Kantor Bupati itu menjadi energi dn setamina untuk pihaknya.

Sebab menurut Rona, Pemkab sejak Febryari 2020 lalu berharap besar untuk bisa segera pindah TPA. Namun, jelas Rona, masalah ini harus ditempuh secara prosedural dan aturan berlaku

VIDEO VIRAL:
Suasana Tegang Saat Pendemo Terobos Kantor Buati Subang
Protes Masalah TPA, Warga Geruduk Kantor Bupati Subang
Tragis! Mobil Pengangkut Sampah Malah Jadi Sampah


"Kita sebetulnnya ingin sekali dari Februari 2020, pak Bupati sudah mengintruksikan kepada saya untuk segera dipindahkan pada bulan itu, tapi karena ada aturan tersebut, kita ikuti prosesnya," terangnya

Soal target penuntasan maslaah pemindahan TPA dari Panembong ke Jalupang, Rona optimitis sudah tuntas pada 2021 ini. "Untuk persyaratan tahun ini selesai, tapi kalau pembuatan instalasi, ini yang membutuhkan kordinasi dengan pemerintah Pusat dan Provinsi. Kenapa? karena butuh biaya yang cukup besar," tandasnya



FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Tok! Mulai 25 April Besok WNA dari India Dilarang Masuk RI https://t.co/M9IReLwkVo
Satlantas Polres Majalengka Buru Pemotor Knalpot Brong https://t.co/vGZ325FrM2
Wabup Subang Apreisasi Pembangunan Zona Intergritas BPS https://t.co/P4iMwvCjrZ
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter