FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Bupati Subang: Beas Aya, Duit Geus Disiapkan, Jangan Ada Pengungsi yang Kelaparan

SUBANG, TINTAHIJAU.COM - Bupati Subang H Ruhimat menegaskan pihaknya sudah menyiapkan kebutuhan korban banjir termasuk yang ada di lokasi pengungsian. Dengan begitu, jangan ada warga yang kelaparan.

Status Tanggap Darurat Banjir Pantura Subang yang habis pada Senin (22/2/2021) tidak diperpanjang. Namun demikian, tidak sedikit warga yang masih bertahan di tempat pengungsian.

Bupati Subang H Ruhimat menegaskan, jangan sampai ada korban banjir dan atau pengungsi kelaparan. Dia menegaskan, Pemkab Subang sudah menyiapkan yang menjadi kebutuhan korban banjir.

"Saya tidak mau ada kelaparan saya sudah anggaran di BTT (Biaya Tak Terduga). Saya pengen cek betul apa yang terjadi kelaparan, betul atau tidak. Tidak mungkin terjadi kelaparan, karena beas aya, duit aya, geus disiapkauen, jangan sampai itu terjadi kelaparan," papar Bupati


BERITA LAINNYA:
Bupati Subang: Fokus Pemulihan, Status Tanggap Darurat Tidak Diperpanjang
Sehari, Perumda Tirta Rangga Subang Distribusi Air Bersih 24 Tangki untuk Daerah Banjir
Cara Bersihkan Jamur yang Muncul di Dinding Pasca Banjir

Bupati Subang H Ruhimat mengatakan status Tanggap Darurat Banjir Pantura yang berakhir Selasa (23/2/2021) tidak diperpanjang. "Tampaknya tidak akan saya perpanjang, alasannya pertama lihat situasi, mudah-mudahan tidak banjir lagi. Tapi kalau dibutuhkan lagi, kenapa kita tidak lanjutkan lagi. Tapi mudah-mudahan tidak ada lagi," kata Bupati.

Selanjutnya, Bupati menegaskan pihaknya akan konsentrasi padan pemulihan pascabencana banjir. "Mulai besok tentunya saya lebih kearah untuk pemulihan, contoh yang menyangkut kebutuhan air dan sebagainya. Kalau tanggap darurat tidak diperpanjang," tegasnya

Banjir yang terjadi pada 7 Februari lalu, tercatat sebanyak 46.959 orang harus mengungsi ke tempat lebih aman, seperti masjid, kantor desa dan kecamatan dan atau flyover Pamanukan.


VIDEO VIRAL:
Bupati Subang Dihadang Warga Saat Kunjungi Tanggul Jebol
NGEVLOG: APA SOLUSI BANJIR PANTURA KANG BRO BUPATI?!
PENAMPAKAN JALAN RUSAK DI SUBANG KOTA

Dari jumlah tersebut, sebanyak 45.569 jiwa sudah kembali ke rumah masing-masing, sementara sisanya atau sebanyak 1.390 jiwa masih bertahan di pengungsian karena masih terendam, banjir.

Banjir yang menerjang pada 7 Februari lalu, merendam sebanyak 19 Kecamatan yang didominasi di daerah Pantura. Selain mengakibatkan ribuan orang mengungsi, sawah seluas 14.073 hektare terendam banjir.






FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Nama Ayus, Nisa Sabyan dan Dayana 'Terseret' Pada Demo TPA di Subang https://t.co/PSAXPX2Y9b
Sempat 0 Penambahan, Kasus Covid-19 di Subang Melesat Lagi https://t.co/wNXmHWJCVE
Nama Ayus, Nissa Sabyan dan Dayana 'Terseret' Pada Demo TPA di Subang https://t.co/PSAXPX2Y9b
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter