FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Bantu Warga Terdampak Covid-19, Tunjangan ASN Dipangkas Rp100 Ribu

PURWAKARTA, TINTAHIJAU.com - Pemkab Purwakarta memangkas tntjangan apartur sipil negara (ASN) guna membantu warga terdampak mewabahnya covid-19.

Hal ini disampaikan Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, saat halal bi halal terbatas dengan para Kepala OPD dan Camat di Bale Yudistira, Komplek perkantoran Pemkab Purwakarta.

Ambu Anne (sapaan Bupati) juga sekaligus melakukan evaluasi kinerja. Dalam hal ini, para pegawai berkomitmen untuk bersama-sama bergandengan tangan membantu menyelesaikan dampak dari adanya wabah Covid-19 ini. Terutama, dampak sosial yang dirasakan masyarakat

"Alhamdulillah, sejauh ini kami dari pemerintahan terus berjibaku untuk melakukan serangkaian upaya penanggulangan dampak dari penyebaran Covid-19 di wilayah kami," ujar Anne usai kegiatan halal bihalal tersebut.

Anne mengklaim, upaya pencegahan ini pun dilakukan secara ‘guyub’ oleh seluruh lapisan masyarakat. Tak terkecuali pegawai pemerintahan, baik yang ada di lingkungan Setda, Dinas/OPD hingga pemerintahan tingkat desa.

Anne menjelaskan, khusus di lingkungan pemerintahan pihaknya telah menguatkan komitmen dengan seluruh parangkat yang ada, bahkan hingga tingkat desa/kelurahan. Belum lama ini, pihaknya pun telah membuat surat tugas untuk seluruh Dinas untuk gerakan dan turut berperan aktif menanggulangi wabah ini.

"Salah satu instruksinya, yakni wajib melakukan bakti sosial untuk masyarakat," jelas dia.

Para ASN ini, kata Anne, harus tanggung renteng mensupport untuk membantu masyarakat yang terdampak, namun belum mendapatkan bantuan dari mana pun. Caranya, para ASN yang mendapat tunjangan kerja dinamis (TKD), harus menyumbang kecilnya Rp100 ribu. Nanti, sumbangan itu dikoordiniri oleh masing-masing Dinasnya.

"Tadi sudah disepakati bersama. Jadi, uang yang terkumpul dari bantuan ASN ini akan dibelanjakan sembako. Target kami, bisa menyiapkan 6.000 paket sembako untuk masyarakat yang terdampak Covid, tapi belum mendapat bantuan," tambah dia.

Bantuan hasil rereongan Baksos ASN ini, sambung Anne, difokuskan untuk dibagikan pada tiga kategori penerima. Masing-masing, jompo, penyandang disabilitas dan anak yatim yang belum tersentuh Bansos dari manapun.

"Baksos ASN ini kita lakukan hingga akhir tahun. Semoga bantuan ini, bisa turut membantu mereka yang terdampak Covid-19,” pungkasnya

 
FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.


TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Alhamdulillah, 9 Pasien Covid-19 di RSUD Cideres Berangsur Membaik https://t.co/4EARTLNs6A
Dari Majalengka, AKP Wafdan Muttaqin Jabat Kasat Reskrim Subang https://t.co/XP8rSGKdiq
Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Subang, Pada Senin 10 Agustus 2020 Bertambah Dua Orang https://t.co/T2YsqFTzTn
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter