Jadi Camat Cisalak Subang, Eza Akan Bangun Agrowisata Kopi

SUBANG, TINTAHIJAU.com - Eza Zaithon resmi dilantik dan dikukuhkan sebagai Camat di Kecamatan Cisalak, Subang. Agrowisata Kopi menjadi bidikan Eza di Daerah Wisata tersebut.

Bersama delapan orang lainnya, Eza diambil sumpah sebagai Camat Cisalak. Pengambilan sumpah dipimpin Bupati Subang Ruhimat dan disaksikan Wakil Bupati Agus Masykur dan Sekda Aminudin.

Sejumlah program, disiapkan Eza. Jebolan IPDN itu berambisi akan memperkuat sektor ekonomi masyarakat lewat potensi yang dimiliki Cisalak. Salah satunya Eza akan menggabungkan potensi wisata dan komoditi Kopi.

BACA JUGA: Bupati Subang Lantik 9 Camat, Ini Daftarnya

"Insya Allah, kita menginginkan hadirnya Agrowisata Kopi. Karena Cisalak ini dikenal sebagai daerah Wisata, banyak potensi wisatanya. Kita akan padukan dengan potensi biji," kata Eza kepada TINTAHIJAU.com.
 
Eza mengatakan, Cisalak merupakan salah satu lumbung Kopi yang ada di Subang. Setidaknya, Biji Kopi ini dengan mudah didapati di Desa Cupungara dan Cisalak.

Komoditi ini sudah diolah menjadi Kopi yang siap dipasarkan. Beberapa diantaranya adalah Kopi Cupumanik, Kopi Hofland dan Kopi Canggah. "Yang sedang trend itu kan Kopi Hofland, ini sudah dipasarkan secara bebas. Malah ada pengusaha dari Australia yang tertarik dengan Kopi dari kita," katanya

Potensi ini, kalau tidak diolah atau diperkuat, dikhawatirkan akan layu sebelum berkembang. Gayung bersambut, Eza berambisi akan menjadikan Kopi sebagai salah satu landmark Cisalak.

VIDEO EKSLUSIVE: Suasana Pelantikan 117 Pejabat Pemkab Subang

"Nah Agrowisata Kopi ini nantinya, rencana idealnya, mereka yang datang bisa metik kopi, dan mengolah sampai menikmati kopi di kebun. Dan ini harus kita benahi dan maksimalkan, misalnya kita bikin kedai kopi di tengah perkebunan Kopi," terangnya

Untuk menggolkan niatnya itu, Echa akan menjaring dan membangun relasi yang melibatka tiga unsur, pemerintah, masyarakat dan pihak swasta. "Sinergi itu harus, kita haus membangun kerjasama dengan pihak-pihak lain," kata Eza.

Selain Kopi, potensi lain yang patut digenjot adalah wisata yang ada di Cisalak. Daerah ini terbilang lengkap, dari mulai wisata buatan, wisata alam seperti curug atau wisata religi dengan keberadaan patilasan Syaikh Eyang Haji Jaya Kusuma di Desa Cimanggu.

"Potensi potensi ini kalau kita kelola dengan baik, kita menej secara profesional, ini bisa menjadi pintu masuk meningkatnya perekonomian masyarakat," bebernya

Tentu saja, di luar program itu, di internal pemerintahan, Eza menyiapkan jargon terendiri untuk menggenjot kinerja aparatur pemerintahan Kecamatan. Jargon itu bernama Berniat Baik.

Diksi itu memiliki makna utuk memotivasi pegawai. Eza merinci kalimat Berniat Baik itu merupakan rangkaian dari kalimat Pemberdayaan, Melayani, membangun, Inovasi dan Kolaborasi.

"Ini modal kita untuk membangun, melayani dan mensejahterakan masyarakat. Mudah-mudahan niat baik kita itu dipermudah dan mendapat dukungan dari semuanya. Amien," pungkasnya


FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom


TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Pemeriksaan SIKM Bikin Tol Cikampek Menuju Jakarta Macet Sejauh 3 KM https://t.co/WEMdXOpHNw
Hasil Rapid Test, Sebanyak 40 Tenaga Medis RSUD Cideres Negatif https://t.co/m69NPPNTan
Fakta di Balik Trendingnya Karakter Fizi pada Serial Animasi Upin dan Ipin https://t.co/Y8rQLD9X6D
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter