Wabup Subang Perintahkan Dinas Pertanian Antisipasi Kekeringan

SUBANG, TINTAHIJAU.com - Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi mengingatkan Dinas Pertanian mengantisipasi kekeringan meluas di wilayah Kabupaten Subang.

Dari data Dinas Pertanian lahan pertanian di Kabupaten Subang yang dalam kondisi kekeringan seluas 1.653 hektare dengan katagori ringan seluas 1.188 hektare, katagori sedang 335 hektare, dan dikatagori berat seluas 130 hektar. Sementara lahan yang waspada kekeringan seluas 9.277 hektare.

Untuk antisipasi cakupan kekeringan lebih luas dan dampaknya, Wakil Bupati meminta Dinas Pertanian segera melakukan skenario untuk penanganan masalah kekeringan di wilayah Subang

"Diharapkan seluruh jajaran Dinas Pertanian, para penyuluh, poktan dan seluruh stakeholder bekerja lebih keras lagi untuk mengantisipasi dan mencarikan solusi atas kekeringan disebagian wilayah Subang, termasuk  memanjatkan doa dengan memperbanyak istighfar," kata Wabup pada saat Apel di Halaman Dinas Pertanian.

Namun demikian, Wabup berharap, hujan segera turun, sehingga dampak dan cakupan kekeringan tidak semakin berdampak massif dan sistematis. "Semoga kekeringan di beberapa cepat berlalu, dengan turunnya hujan yang barokah dari Allaah SWT," imbuhnya

Di tempat terpisah, sebagai upaya antisipasi dampak dari kekeringan, Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Subang Asep Herdiana menyebutkan pihaknya akan mengoptimalkan tanaman padi dan palawija yang sudah ditanam agar tidak mengalami gagal panen, dengan memaksimalkan air yang ada dengan cara dipompa, memanfaatkan air yanga ada dialiran irigasi dengan cara gilir giring, menanam tanaman selain padi yaitu, jagung, dan kedelai, kemudian melakukan pemantauan terhadap serangan OPT.

"Semua upaya itu harus dilakukan, demi menyelamatkan semua tanaman padi dan palawija, agar tidak terkena kekeringan, yang berakibat mengalami gagal panen," ujar Asep kepada wartawan di Subang, Rabu (10/7/2019).

Dengan kondisi alam yang saat ini belum juga belum turun hujan, lanjut Asep, mengakibatkan beberapa lahan pertanian yang kemarin terancam kekeringan sudah mulai meningkat, mulai dari ringan, sedang dan berat sehingga membuat lahan pertanian yang terancam kekeringan semakin meluas.

"Memang dengan kondisi alam yang belum juga ada turun hujan, berdampak terhadap meluasnya lahan pertanian yang terancam kekeringan tersebut," imbuh Asep.



FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
Twitter: TINTAHIJAUcom
YouTube: TINTAHIJAU Channel


 


Banner Kanan 1
Banner Kanan 2

Twitter Update

Akhiri KNM di Desa Sukasari, Mahasiswa Universitas Majalengka Gelar Seminar Digitalpreneur https://t.co/8NPcuCDVmB
Diduga Korupsi Dana Desa, Kejari Indramayu Tahan Kepala Desa https://t.co/kHczaqBY1R
Bupati Subang Jalin Kerjasama dengan ITB di Bidang Pendidikan cc @PemkabSubang @itbofficial https://t.co/N1BzabhBTF
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page