Dinas Perdagangan Himbau Pedagang Tidak Menimbun Stok Sembako

Kepala Dinas Perdangan Kabupaten Majalengka Rd Umar Ma'ruf mengimbau kepada para distributor dan pedagang di seluruh Kabupaten Majalengka agar tidak melakukan penimbunan stok kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) yang dapat memicu kenaikan harga. Jika itu dilakukan maka akan diberikan sanksi tegas.

"Jika berdasarkan pemantauan sidak kemarin kami bersama Polres Majalengka, gejolak harga sejumlah komoditi memang mulai merangkak naik jelang bulan suci Ramadan," katanya.

Menurut dia, sejumlah komoditas sudah mulai mengalami kenaikan harga. Di antaranya dialami komoditas daging ayam dan telur. Daging ayam broiler asalnya Rp 33.000/kg menjadi Rp 35.000/kg. Untuk daging ayam TG semula Rp 37.000 sekarang dijual kisaran Rp 40.000/kilogram.

"Memang kecenderungannya setiap tahun, jelang puasa dan lebaran, ada 9 kebutuhan pokok yang harganya pasti naik. Namun kita fokus ke ketersediaan bahan pokok tetap terjaga, kalau harga naik pasar yang atur," ujarnya.

Umar meminta para pedagang hingga distributor tidak menimbun barang. "Tidak boleh ada indikasi menahan barang supaya harga naik dulu. Resiko ada di dua belah pihak, apalagi kalau barang yang mudah busuk atau kadaluarsa butuh penyimpanan lagi. Sejauh ini di Majalengka tidak pernah ditemukan kasus seperti itu," ucapnya.

Namun demikian, menurut informasi yang diperolehnya kondisi berbeda jika kelangkaan barang terjadi merata secara nasional akibat pasokan dari daerah asal minim. "Mudah-mudahan tidak ada kejadian seperti daging ayam langka, daging sapi, cabai hilang dari pasaran. Kalau terjadi kita antisipasi dengan operasi pasar," katanya.

Menurut dia, kegiatan pemantauan harga rutin digelar tiap pekan selama ramadan. "Sebetulnya tradisi selama ramadan masyarakat ingin yang istimewa sehingga tingkat konsumsi meningkat. Diharapkan bijak juga masyarakat dalam membeli, jangan karena panik atau kalap tapi sesuai kebutuhan," tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Majalengka Ajun Komisaris Besar Polisi Noviana Tursanurohmad mengatakan, sidak yang kemarin dilakukan dalam rangka antisipasi lonjakan jelang bulan suci ramadhan sekaligus mengetahui harga saat ini. "Persediaan bahan kebutuhan pokok selama bulan Ramadhan sendiri terbilang aman, sampai dengan bulan Ramadan," katanya.

Dia menambahkan, sidak yang dilakukan Tim Satgas kemarin dalam rangka pemantauan harga jual serta stok barang jelang Ramdan. "Kegiatan sidak yang dilakukan guna memonitoring harga barang kebutuhan pokok masyarakat yang terjual di pasar Majalengka. Kemudian dari hasil sidak stok barang masih mencukupi serta stabil," tandasnya.  (Echa)

 

foto: ilustrasi

Dapatkan kilasan berita lainnya via:

Twitter: @TINTAHIJAUcom

Instagram: @TINTAHIJAUcom

FB: REDAKSI TINTAHIJAU


Banner Kanan 3
Banner Kanan 2
Banner Kanan 1

Twitter Update

Sehari Jelang Pensiun, Plt Bupati Subang Lantik 20 Kades https://t.co/P3zUNzuLL2
KPK Dikabarkan OTT di Kementerian Pemuda dan Olahraga https://t.co/gIp23tUIQ5
Sempat Panik, Ratusan Pejabat dan Kades di Sumedang test Urine https://t.co/xoP8781Jf1
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page