FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Makna Hari Hari Ibu di Mata Tiga Kepala Daerah ini Sangat Mengharukan

Tanggal 22 Desember diperingati sebagai Hari Ibu. Tahun ini seluruh Kabupaten/Kota melaksanakan Apel Hari Ibu yang dipimpin oleh Kepala Daerah masing-masing. Untuk tiga Kepala Daerah ini, Hari ibu memiliki makna mendalam. Seperti apa?

Bupati Subang Hj. Imas Aryumningsih memimpin Apel Hari Ibu ke-89 tingkat Kabupaten Subang tahun 2017 yang diselenggarakan di halaman Pemda Subang. Jum’at (22/12/17). Selain membacakan  sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Bupati Subang itu menyampaikan makna Hari Ibu bagi dirinya.

"Saya mengajak semua perempuan untuk maju terus, mampu menjadi sosok yang mandiri, kreatif, inovatif, percaya diri, dan meningkatkan kualitas dan kapabilitas dirinya, sehingga bersama laki-laki menjadi kekuatan yang besar dalam membangun keluarga, masyarakat dan bangsa," kata Imas

Sementara di Kota Bogor,  Wali Kota Bima Arya menyatakan momentum Hari Ibu harus dijadikan sebagai refleksi dan renungan bagi kita semua, tentang berbagai upaya yang telah dilakukan dalam rangka memajukan pergerakan perempuan di semua bidang pembangunan.

Wali Kota Bogor merasa terkesan mengikuti upacara peringatan Hari Ibu ke-89 ini karena petugas upacara semuanya adalah perempuan, terutama komandan upacaranya yang lebih gagah dibandingkan komandan upacara laki-laki. "Jadi inilah perempuan-perempuan hebat, perempuan-perempuan yang membuat Indonesia Jaya karena mereka berdaya," jelas Bima.

Menurut Bima, Bogor membutuhkan sentuhan ibu untuk menyelesaikan berbagai macam persoalan sosial, terutama dalam membangun ketahanan keluarga. Bogor bergerak ingin menuju kota untuk keluarga, kota untuk anak. "Nah peran ibu ini sangat luar biasa membangun ketahanan keluarga, karena pondasinya disitu. Ibu yang berdaya pasti membuat Bogor jaya," tegasnya.

Sementara Bupati Majalengka, Sutrisno menegaskan refleksi peringatan Hari Ibu, salah satunya untuk meningkatkan ketahanan keluarga diaamping mewujudkan keluarga kuat dalam berbagai bidang baik kesehatan, ekonomi, pendidikan, ekonomi keluarga, kehidupan bermasyarakat dan kuat dalam menyikapi perbedaan budaya, sehingga akses ekonomi bagi perempuan yakni mandiri, sejahtera dan bebas dari kekerasan.

"Selamat hari ibu ke-89 semoga dengan peringatan hari ibu saat ini, ketahanan keluarga semakin meningkat serta terwujudnya keluarga yang kuat baik ekonomi, kesehatan, pendidikan, maupun ekonomi keluarga," kata SUtrisno [Annas/Dedi/Echa]


Dapatkan lintasan berita Subang via:
Follow Twitter: @tintahijaucom
Like Faceboook: Redaksi Tintahijau
Promosi dan iklan: 085352324271


TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Aneh Bin Ajaib, Pohon Pisang Tumbuh di Dahan Pohon di Area Pemakaman https://t.co/WmOzWUkNAy
Inilah Alasannya Kenapa Pria Menyukai Payudara Wanita https://t.co/V597E2kgNZ
Temuan Fosil Ungkap Fakta Bahwa Dinosaurus Berjalan Mirip Ayam https://t.co/6aWFgZ4Xj7
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter