Komir Bastaman Ditarik, Besta Kembali Jabat Kepala Dinas PUPR Subang

TINJAU SUBANG- Perombakan persnalitas di Lingkungan Pemkab Subang kembali dilakukan. Puluhan posisi digeser dan ditempati pejabat baru, termasuk posisi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Subang.

Puluhan pejabat yang menempati posisi baru itu terjai di Eselon II sebanyak empat orang, Eselon III sebanyak empat orang dan Eselon IV sebanyak 65 orang. Rotasi mutasi itu di posisi Eselon II, mendapat perhatian publik.untuk Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu misalnya, yang baru beberapa bulan dijabat Kusman Yuhana Natasaputra, terhitung mulai hari ini diganti oleh ASep Sumarna yang sebelumnya menjabat Asda III. Kusman sendiri, kini ditarik ke kursi yang semula diisi Asep Kusman.

Hal yang sama juga terlihat di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Posisi Kepala Dinas yang semula dijabat Komir Bastaman diserahkan kepada Besta Basuki yang sebelumnya menduduki kursi Asisten Daerah II Bidang Ekonomi. Di lingkungan PUPR, Besta bukan orang baru. Sebelum menjabat Asda II, Besta sebelumnya menjabat Dinas PUPR (sebelumnya Dinas PU dan Pengairan). Sementara Komir Bastaman, sebelum jabat Kepala Dinas PUPR, mengawali di Di Badan Perencanaan Daerah.

Perpindahan posisi itu, Bupati Subang Imas Aryumningsih menyebutkan karena kebutuhan. Imas juga menyadari, dengan perubahan ini tentu ada pihak atau individu yang tidak suka. "Saya mohon maaf sebesar-besarnya, ada yang suka ada yang tidak suka. Tapi ini karena harus ada pembenahan. Ini kan kebutuhan, untuk untuk kebaikan dan kemajuan Subang ke depan. Saya juga tidak enak," kata Imas

Namun begitu, Imas memastikan, sebagai ASN, dia optimistis, mereka yang terkena rotasi dan mutasi akan bekerja dengan baik di tempat yang abru. "Saya yakin, bapak dan ibu akan amanah dengan jabatan yang di tempat baru. Ini untuk kebaikan, untuk kemajuan dan pembangunan Subang," jelasnya.

Imas memastikan, dalam proses rotasi dan mutasi itu tidak didasari deukeut, duit dan dewek. "Tidak ada, ini karena kebuthan saja," tandasnya

Rotasi dan mutasi ini, menjadi yang terakhir kali pada pemerintahan Imas AAryumningsih. Mulai 15 Agustus mendatang, rotasi dan mutasi baru bisa dilakukan dua tahun ke depan. Sementara, periode pemerintahan Imas akan berakhir tahun depan. Namun Imas mengelak, perubahan posisi bisa saja dilakukan kembali. "Enggak, bisa saja (ada rotasi lagi)," pungkasnya


____________
Dapatkan lintasan berita Subang via:

Follow Twitter: @tintahijaucom
Like Faceboook: Redaksi Tintahijau
Iklan & Promo: 089624350851


Twitter Update

Pedangdut Via Vallen dan Konsistensi Lagu Daerah https://t.co/33mftfbshA
Gubernur Anies: ASN Bukan untuk Dimusuhi tetapi Dibina https://t.co/Rtit2O2yEj
Maju dari Perseorangan, Endang Kosasih Data KTP Dukungan https://t.co/OpkB3dQTWk
Follow TINTAHIJAU.COM on Twitter

Facebook Page