Pemkab Subang Usulkan Rp802,73 Miliar ke Provinsi

TINJAU SUBANG- Pada tahun 2018 mendatang, Pemkab Subang mengusulkan sedikitnya 131 paket kegiatan senilai total Rp802,73 miliar. Ratusan paket kegiatan yang diusulkan melalui RKPD online Provinsi Jabar ini, disampaikan Plt Bupati Subang, Imas Aryumningsih, dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) virtual 2018 tingkat Provinsi Jawa Barat,

Musrenbang virtual yang diselenggarakan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jabar di Aula Kantor BP4D Subang, Senin (10/4/2017) ini, dipimpin Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar, dan dihadiri Kepala LKPP Pusat, Agus Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Plt Bupati, Imas Aryumningsih, menuturkan, ratusan usulan kegiatan senilai ratusan miliar itu, terbagi menjadi tiga aspek. Yakni, kegiatan ekonomi sebesar Rp62,21 miliar, kegiatan infrastruktur fisik Rp137,26 miliar, dan sosial budaya sebesar Rp603,26 miliar. Namun, sebut dia, dari 131 paket kegiatan yang diusulkan, terdapat delapan proyek yang masuk dalam skala prioritas, dengan nilai anggaran mencapai Rp190 miliar.

Delapan proyek infrastruktur yang bersifat prioritas ini, yakni, pembangunan lanjutan ruang rawat inap kelas III tahap II RSUD senilai Rp23 miliar, pembangunan jalan lingkar Timur Tol Cipali penghubung Subang-Cibogo Rp15 miliar, dan pembangunan jalan alternatif lingkar kota di Kecamatan Jalancagak Rp10 miliar.

Selanjutnya, peningkatan jalan Kampung Bukanagara Cisalak dengan perbatasan Kabupaten Bandung Barat Rp15 miliar, pembangunan fasilitas air bersih di Desa Patimban Kecamatan Pusakanagara Rp10 miliar, dan pembangunan jalan menuju lokasi Bendung Sadawarna Rp15 miliar.

"Selain itu, kegiatan prioritas lainnya yakni pembangunan gudang gabah senilai Rp70 miliar, serta pengadaan sarana prasarana pengering padi senilai Rp30 miliar. Ini penting untuk mencegah kerugian petani akibat hujan," papar Imas..

Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, menambahkan, RPJTB Provinsi Jabar tahun 2005-2025 di tahun 2013- 2018, merupakan tahap memantapkan pembangunan secara menyeluruh, sebelum memasuki tahap mencapai kemandirian masyarakat Jawa Barat di tahun 2018-2023.

"Terkait hal ini, isu strategis kesejahteraan masyarakat meliputi, ketahanan pangan, kemiskinan dan penyandang masalah kesejahteraan sosial, pengangguran dan ketahanan keluarga. Kemudian, isu strategis pada aspek pelayanan umum meliputi, pemerataan, peluasan akses dan mutu pendidikan, peningkatan akses dan sistem pelayanan kesehatan, infrastruktur strategis, infrastruktur desa dan pedesaan. Adapun isu strategis daya saing daerah meliputi, aksesibilitas, daya saing, pengawasan dan perlindungan ketenagakerjaan, pengembangan KUKM, prestasi dalam lingkup nasional dan internasional, pilkada 2018, akuntabilitas kinerja aparatur, pengembangan wisata dan olahraga, serta lingkungan hidup," pungkas Imas.

____
Dapatkan lintasan berita Subang via:
Follow Twitter: @tintahijaucom
Like Faceboook: Redaksi Tintahijau
Iklan & Proo: 089624350851


Facebook Page

Twitter Update

Warga Subang Jadi Korban Penipuan Komplotan yang Mengaku dari Mabes Polri https://t.co/hpL8KsGFr9
Hari ini KPK Jadwalkan Periksa Setya Novanto https://t.co/jfQ8KamYTn
Sebut Majalengka Darurat Teroris, Kiyai Maman Dinilai Lebay https://t.co/KA47QlYIlh
Follow TINTAHIJAU.COM on Twitter