FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Delapan Atlit Purwakarta Siap Berlaga di Peparnas Papua



PURWAKARTA, TINTAHIJAU.COM- Bupati Anne Ratna Mustika melepas delapan Atlit Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2021 , di Bale Maya Datar Setda Purwakarta, Senin 25 Oktober 2021

Pekan Paralimpiade Nasional atau Pekan Paralimpik Indonesia (Peparnas) adalah suatu ajang kompetisi yang menyerupai Pekan Olahraga Nasional (PON) bagi atlet penyandang disabilitas Indonesia.

Papernas kali ini digelar di Papua pada November mendatang. Dalam helatan ini akan diikuti 1985 atlet di 12 Cabang olahraga. Gelaran ini, tidak disia-siakan Kabuapten Majalengka. Kota Angin itu mengirimkan lima atlit terbaiknya untuk tampil di Papernas

BERITA LAINNYA:
Kirim 5 Atlit di Peparnas Papua, Majalengka Targetkan 2 Medali Emas
Pemkab Purwakarta Siapkan Rp250 Juta Bagi Peraih Medali di PON Papua
Selain Bonus Rp35 Juta, Atlit Peraih Medali di PON Dipersilahkan Kerja di BUMD atau di Pemkab Majalengka



Delapan Atlit asal Purwakarta itu akan bermain untuk Empat Cabang Olahraga. "Mereka akan mengikuti ajang paralimpiade di Papua, ada 4 cabang olahraga yang di ikuti untuk kontingen Jawa Barat," kata Anne Ratna Mustika

Mereka akan bermain di empat cabang olahraga pada November mendatang di Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2021 Papua.

Ketua KONI Kabupaten Purwakarta, Muhamad Husni dalam keterangannya mengatakan delapan atlit paralimpiade itu terdiri dari 4 atlet sepak bola 2 atletik, 1 buat bulu tangkis dan satu untuk angkat berat.

"Kita targetnya ya harus bagus, medali emas. Insyaallah kita harus optimis untuk membangun dan beri semangat anak-anak agar tetap sehat tetap kuat dan kita minta doanya dari semuanya agar anak-anak sampai di Papua sehat kuat dan harapan-harapan kita tercapai," kata Muhamad Husni.

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Arief Poyuono Sebut Keputusan MK Soal UU Cipta Kerja Kontra Produktif dengan Program Pemerintah https://t.co/ASV5S4w5RL
BMKG Ingatkan Hujan Petir Diprediksi Terjadi pada 27 November https://t.co/bZj8k8cFdh
Soal Putusan MK, Kemnaker Sebut Indonesia Memerlukan Upah Berbasis Kinerja https://t.co/yg0kdp6pMV
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter