OTT Bupati Subang Diduga Terkait Suap Perizinan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Subang Imas Aryumningsih dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Selasa (13/2) malam. Penangkapan dilakukan lantaran Imas diduga terlibat praktik suap terkait perizinan di lingkungan Pemkab Subang.


BERITA TERKAIT:

Ditangkap KPK, KPU Komentari Status Calon Patahana di Pilkada Subang
Bupati Kena OTT, Golkar Subang: Imas tetap Calon Bupati
KPK OTT Bupati Subang Imas Aryumningsih
Makna Nomor 2 Untuk Pasangan Imas-Sutarno


"Dari identifikasi awal transaksi diduga terkait dengan kewenangan perizinan," kata Ketua KPK, Agus Rahardjo saat dikonfirmasi, Rabu (14/2).

Agus menyatakan, dalam OTT ini, tim Satgas KPK mengamankan uang tunai. Namun, Agus belum dapat memastikan jumlah uang yang disita tim Satgas. "Tim mengamankan sejumlah uang," tuturnya.

Selain Imas, tim KPK setidaknya mengamankan tujuh orang lainnya. Para pihak yang ditangkap berasal dari swasta, dan pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Subang, Jawa Barat. Semuanya sudah berada di Gedung KPK dan sedang diperiksa intensif. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum mereka.

"Delapan orang yang diamankan dibawa ke kantor KPK untuk pemeriksaan lebih lanjut. Mengacu ke KUHAP, KPK diberikan waktu maksimal 24 jam utk penentuan status pihak-pihak yang diamankan tersebut," katanya.

Imas sebelumnya merupakan wakil bupati Subang. Dia dilantik sebagai bupati menggantikan bupati sebelumnya, Ojang Sohandi ditangkap KPK pada 2016. Imas yang merupakan politikus Partai Golkar maju kembali dalam Pilbup Subang 2018. Imas yang didampingi Sutarno diusung koalisi Partai Golkar dan PKB.

Imas memiliki total harta kekayaan senilai Rp 50,9 miliar. Hal ini berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang terakhir kali diserahkan Imas kepada KPK pada 26 September 2016. Berdasar situs acch.kpk.go.id yang diakses pada Rabu (14/2) pagi, harta kekayaan Imas terdiri dari harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan senilai Rp 47,9 miliar. Terdapat sekitar 36 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di sejumlah lokasi di Kabupaten Subang.

Untuk harta bergerak, ada dua unit kendaraan mobil, yakni mobil Ford Everest dan Mitsubishi Pajero Sport. Dua kendaraan ini senilai Rp 740 juta. Selain itu, Imas juga memiliki logam mulia senilai Rp 597,6 juta serta giro dan setara kas sejumlah Rp 1,6 miliar. Dalam LHKPN ini, Imas mengklaim tak memiliki utang piutang. [beritasatu]

Dapatkan kilasan berita lainnya via:
Twitter: @TINTAHIJAUcom
FB: REDAKSI TINTAHIJAU


Banner Kanan 1

Twitter Update

Dellie Threesyadinda, Pemanah Cantik yang Bawa Harum Nama Indonesia https://t.co/Sw2o0r8ywT
Deklarasi Damai, Paslon Siap Menang dan Kalah di Pilkada Majalengka https://t.co/49gzmotNm4
Janji Akan Di-Perda-kan, Cabup Taufan Larang Minta Bantuan untuk Bangun Masjid di Jalanan https://t.co/tlZ0IW43ui
Follow TINTAHIJAU.COM on Twitter

Facebook Page