Literasi

  1. Opini
  2. Surat Pembaca

PT Jasa Raharja (Persero) memastikan sudah memberikan santunan kepada korban kecelakaan bus di tanjakan Emen, Subang Jawa Barat. Kepala Humas Jasa Raharja, M Iqbal Hasanuddin mengarakan santunan tersebut sudah diberikan langsung kepada korban hari ini (11/2).

"Ini tadi sudah kami serahkan (bantuan tunai kepada korban kecelakaan bus di Subang). Kami sudah serahkan santunan ini dalam kurun waktu 24 jam sejak kecelakaan," kata Iqba

BERITA TERKAIT:

Aparat Siapkan Makam Massal 15 Korban Tanjakan Emen Subang
27 Orang Tewas dalam Kecelakaan Tanjakan Emen Subang
Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Tanjakan Emen Subang

Dia menjelaskan, Jasa Raharja telah memperoses penyerahan santunan tersebut senilai Rp 50 juta per ahli waris. Iqbal mengatakan, santunan tersebut diberikan langsung kepada ahli waris korban yang meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.

Menurutnya, santunan yang diberikan dari Jasa Raharja diberikan kepada seluruh korban dari kecelakaan bus di Subang tersebut. "Seluruh korban. Ada 27 orang meninggal dunia dan 18 orang lagi luka-luka. Untuk yang meninggal dunia sudah kami serahkan hari ini," ujar Iqbal.

Selain santunan kepada korban meninggal dunia, Iqbal memastikan Jasa Raharja juga memberikan bantuan kepada korban luka-luka dari kecelakaan tersebut. Dia mengatakan Jasa Raharja memberikan jaminan kepada RSUD Subang untuk perawatan korban luka-luka dengan nilai maksimal Rp20 juta.

Jasa Raharja menyerahkan santunan untuk korban meninggal dunia kecelakaan tersebut di Kantor Lurah Pisang, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Ahad (11/2/2018). Santunan senilai Rp 50 juta diberikan kepada ahli waris korban.

Sebelumnya, terjadi kecelakaan maut bus pariwisata Premium Passion dengan Nopol FF 7959 AA. Kejadian tersebut terjadi di tanjakan Emen, Kampung Cicenang, Desa Ciater, Kecamatan Ciater, Subang sekitar pukul 17.00 WIB, Sabtu (10/2/2018). [republika.co.id]



Dapatkan kilasan berita lainnya via:
Twitter: @TINTAHIJAUcom
FB: REDAKSI TINTAHIJAU
Line: tintahijaucom