Maman Imanulhaq: Tragedi Miras Tak Boleh Terjadi Lagi

Ketua Lembaga Dakwah  PB NU, Maman Imanulhaq, prihatin  atas terjadinya ‘tragedi’ minuman keras (miras)  oplosan yang menewaskan puluhan  warga Jawa Barat dan DKI Jakarta. Ia mendesak aparat kepolisian segera mengusut mulai dari penjual sampai produsen miras mematikan itu.

“Ini saya sebut tragedi karena jumlah korban meninggal cukup banyak. Kasus ini merupakan tamparan  bagi kita semua, karena selalu berulang  terjadi,” katanya, Selasa malam, 10/4/2018.

Jumlah korban miras oplosan di Jawa Barat dan DKI Jakarta terus bertambah. Sampai Selasa sore korban tewas sudah mencapai 82 orang , dengan rincian 51 orang di Jawa Barat dan sisanya di DKI Jakarta .

Maman Imanulhaq mendesak aparat kepolisian mengusut mulai dari pengedar sampai produsen miras oplosan yang dikomsumsi para korban.

“Miras oplosan itu barang illegal yang mematikan. Seharusnya tak  bisa diperdagangkan. Mengapa ini bisa dengan mudah didapat dan akhirnya menewaskan  banyak orang,” ujar mantan anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI itu.

Kang Maman, sapaan akrab Maman Imanulhaq, menduga miras oplosan bisa beredar lantaran lemahnya pengawasan.

Kang Maman mengajak semua pihak memetik pelajaran dari tragedi miras ini sehingga  ke depan tak terulang  kasus serupa. Menurut dia, mulai dari orang  tua,  guru, tokoh masyarakat,  pemuka agama sampai para kyai harus ambil bagian dalam ‘membina’ anak – anak muda di lingkungan  terdekat.

“Sehingga  mereka tak bersentuhan dengan miras dan narkoba,”  kata pengasuh Pondok Pesantren Al - Mizan,  Jatiwangi , Majalengka itu.

Dapatkan kilasan berita lainnya via:
Twitter: @TINTAHIJAUcom
FB: REDAKSI TINTAHIJAU


Banner Kanan 1

Twitter Update

Warga Desa Singawada Doakan Karna Sobahi Jadi Bupati Majalengka https://t.co/yGR5oEbGuA
Hindari Penyimpangan ADD, Puluhan Kades Gelar Bimtek di Purwadadi Subang https://t.co/8cXRIVJNan
Ada BIJB, Maman: Majalengka Harus Berdaya, Rakyatnya Sejahtera Cc @kang_maman72 @infobijb https://t.co/DUgucfVL0p
Follow TINTAHIJAU.COM on Twitter

Facebook Page