FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Awas 21 Maret Mendatang Bakal Ada Asteroid Raksasa Dekati Bumi

Indeks Artikel


SUBANG, TINTAHIJAU.com - Asteroid merupakan benda luar angkasa yang sering kali hadir melintasi bumi setiap waktu, untuk asteroid berukuran kecil kehadirannya mungkin tidak berpengaruh bagi penduduk bumi, namun akan lain ceritanya jika asteroid yang melintaas itu memiliki ukuran besar.

Seperti asteroid yang akan melintasi bumi tanggal 21 Maret mendatang, asteroid yang bernama 2001 FO31 ini diperkirakan ukurannya cukup besar dengan diameter 1 km atau setara dengan ukuran jembatan Golden Gate di San Francisco, AS.

BACA JUGA:
Awas, Akan Ada Lagi Asteroid Berbahaya Dekati Bumi
Tahun 2021 Mendatang NASA Siapkan Pesawat untuk Hadang Asteroid yang Akan Menabrak Bumi


Asteroid ini disebut-sebut sebagai asteroid terbesar yang akan mendekati planet bumi di tahun 2021 ini, namun demikian lintasan orbit dari asteroid 2001 FO32 ini tidak akan menabrak bumi.

Namun demikian, para ilmuwan luar angkasa telah meramalkan bahwa akan ada titik terdekat saat asteroid tersebut melintasi bumi yakni pada pukul 16:03 UTC atau seama dengan puku; 23:03 WIB.

Pada jam tersebut, asteroid ini akan berada pada jarak terdekat dengan bumi yakni sekitar 2 juta km dari bumi, demikian seperti yang dilansir dari laman EarthSky, Senin (11/1/2021).

Para ilmuwan telah menggolongkan asteroid ini sebagai asteroid yangberbahaya lantaran ukurannya yang cukup besar dan jarak lintasannya yang cukup dekat. Kategori ini diberikan untuk asteroid dengan panjang lebih dari 140 meter dan melintas dengan jarak sekitar 7,5 juta km dari orbit Bumi.

Selain ukurannya yang mengesankan, asteroid 2001 FO32 juga akan menyuguhkan pemandangan yang menakjubkan di langit. Hal ini dikarenakan asteroid ini akan menjadi salah satu asteroid tercepat yang melintasi Bumi.

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Ini Penjelasan Tentang 'Efikasi Vaksin Sinovac' Menurut Para Ahli https://t.co/dubGhgftVS
Sukses Jadi Petani Muda, Adi Priatna: Ada Doa Hebat Ibu di Belakang Saya https://t.co/hyOTnuZUVe
Xiaomi Bantah Tudingan Pemerintah AS, Xiaomi Bukan Perusahaan Militer China https://t.co/kVkZPy4E3w
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter