FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

BRTI Resmi DIbubarkan, Peran dan Fungsinya Kembali ke Kominfo


JAKARTA, TINTAHIJAU.com - Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) resmi dibubarkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Nantinya peran dan fungsi BRTI dikembalikan ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Selain BRTI, ada Badan Pertimbangan Telekomunikasi (BPT) yang turut termasuk dari 10 badan dan lembaga nonstruktural yang dibubarkan. Baik BRTI maupun BPT di bawah naungan Kominfo.

Pembubaran tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 112 Tahun 2020. Perpres pembubaran tersebut telah ditandatangani Jokowi tertanggal 26 November dan kemudian diundangkan oleh Menkum HAM Yasonna Laoly.

BACA JUGA:
Diskominfo Majalengka Gelar Desiminasi Sisumaker
Kominfo Targetkan 2023 Seluruh Daerah Subang Terkoneksi Internet|
Cegah Cluster Perkantoran, Puluhan ASN Diskominfo Lakukan Tes Swab

Sebagaimana dalam Perpres Nomor 112 Tahun 2020 di Pasal 3, untuk selanjutnya pelaksanaan tugas dan fungsi dari BRTI dan BPT ini dilaksanakan oleh Kominfo.

Dengan pembubaran ini mulai dari pendanaan, pegawai, aset, dan arsip dari BRTI dan BPT dikelola oleh Kominfo. Adapun proses peralihan tersebut dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan.

Kominfo menyebutkan bahwa sejak Perpres Nomor 112 Tahun 2020 diundangkan, pihaknya kemudian berkoordinasi dengan lembaga terkait.

"Sedang kami koordinasikan untuk melaksanakan dan segera menindaklanjuti Perpres tersebut. Informasi lebih detail belum bisa kami sampaikan," ujar Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi seperti yang kami kutip dari detikINET (Senin, 30/11/2020).

Sumber: detikINET | Foto: Ilustrasi

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Otomotif Jepang Berpotensi Masuk ke Subang Smartpolitan https://t.co/piNzqXzGe0
Tanggul Sungai Jebol, Rumah Warga Dawuan Majalengka Terancam https://t.co/V9inSEI0Ze
Ditemui Pangdam, Bupati Subang Tawarkan 4 Ribu Hektare untuk Ketahanan Pangan https://t.co/BRNEHnfmpq
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter