FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Mengenal Hybrid Working yang Semakin Populer di Tengah Pandemi

Indeks Artikel



SUBANG, TINTAHIJAU.com - Pandemi Covid-19 mengubah tatanan kehidupan ekonomi sosial negara dan perusahaan. Beberapa industri dalam negeri bahkan banyak yang tak bisa bertahan dengan protokol pencegahan virus corona yang mengakibatkan sebagian besar dari mereka terpaksa gulung tikar.

Bila sebelumnya bisnis dan pelaku usaha bisa beroperasi dengan bebas, kini semua pergerakan harus mematuhi protokol pemerintah dalam mencegah Covid-19.

Mulai dari aturan lockdown selama beberapa minggu, physical distancing, bekerja dari rumah (work from home/WFH), hingga fase new normal yang sudah memperbolehkan aktivitas di luar rumah.

BACA JUGA: Pemerintah Berencana Terapkan Aturan Pengguna Medsos Harus 17 Tahun Keatas, Ini kata Pengamat

Kondisi yang penuh ketidakpastian ini tentunya sangat mempengaruhi pengambilan keputusan divisi Human Resources (HR) dalam mendorong kegiatan operasi sebuah perusahaan.

Apalagi, DKI Jakarta sempat divonis harus kembali menjalani lockdown karena angka kasus positif terus melonjak. Tentunya, tim HR dan perusahaan harus sigap dan cekatan dalam merancang strategi di fase new normal.

Tujuannya adalah agar bisa membimbing karyawan agar tetap produktif dan bisa beradaptasi lebih baik di tengah pandemi.

Konsep bekerja remote memang terbukti cocok dan efektif untuk mengatasi ketidakpastian, namun tidak semua karyawan atau divisi tertentu bisa terus-menerus bekerja dari rumah.

Dari situasi inilah muncul istilah baru yaitu hybrid working.

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Pemkab Usulkan Patimban Serap 70% Tenaga Kerja dari Subang https://t.co/QXnNPJasg3
Tak Pandang Bulu, Ketua Satgas Doni Monardo pun Terkonfirmasi Positif Covid-19 https://t.co/bTFFkyGQDW
Hai Pria!, Lakukan Olahraga Ini Agar Makin Tahan Lama Saat Bercinta https://t.co/mr4pLpenhF
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter