Aplikasi WhatsApp Ternyata Berbahaya Bagi Ponsel, Ini Alasanya



WhatsApp merupakan aplikasi populer yang pengguna aktifnyan sudah tembus 2 miliar. Namun siapa sangka ternyata WhatsApp merupakan salah satu aplikasi yang buruk bagi smartphone atau ponsel kamu dari sisi konsumsi daya baterai.

Berdasarkan riset terbaru Uswitch, WhatsApp merupakan salah satu dari 50 aplikasi yang paling banyak menguras baterai ponsel. Dalam daftar ini WhatsApp berada diperingkat keempat. Tiga diatasnya aplikasi Google, Facebook, dan Facebook Messenger.

BACA JUGA:
Jangan Asal Klik Link di WhatsApp Desktop, Ada Bahaya Mengintai
WhatsApp Down, Netizen Subang Meradang Tak Bisa Kirim Gambar
Layanan Facebook, Instagram dan Whatsapp Kompak Bermasalah


WhatsApp menyedot banyak daya baterai karena membutuhkan banyak izin untuk bisa beroperasi dengan maksimal. Ada 41 izin akses yang dibutuhkan WhatsApp dan sebagai besar berjalan di belakang layar (background). Contohnya, akses WiFi, foto, identitas, kontak hingga lokasi.

Uswitch mengatakan daya tahan baterai yang buruk adalah momok terbesar bagi pengguna smartphone di seluruh dunia. Meskipun ukuran baterai semakin besar, sebagian besar ponsel masih berjuang untuk bisa melewati satu hari tanpa pengisian daya.

"Yang benar-benar menguras baterai adalah aplikasi yang digunakan ponsel Anda. Dan, lebih khusus lagi adalah izin yang diperlukan aplikasi ini untuk memberikan Anda pengalaman terbaik. Ini bisa apa saja mulai dari mengakses kamera, kalender atau kontak Anda hingga menggunakan lokasi atau Wi-Fi," ujar Uswitch dalam blognya, seperti dikutip Kamis (12/3/2020).

Namun masalah ini mulai teratasi karena WhatsApp sudah meluncurkan fitur dark mode pekan lalu. Fitur ini selain lebih ramah bagi mata juga bisa menghemat baterai karena layar yang gelap mengurangi konsumsi daya baterai.

Sumber: CNBC Indonesia | Foto: Ilustrasi WhtasApp / Pexels

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.


TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Selain Sekat Jalur Wisata Majalengka, Polisi Juga Bubarkan Wisatawan https://t.co/4Ku9hYbMbn
Jubir Gugus Tugas Sesalkan Obyek Wisata di Karawang Diserbu Wisatawan https://t.co/LMahxn7zV7
Bedug Sebagai Simbol Akulturasi Agama dan Budaya Lokal https://t.co/2ELjmTaJS7
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter