FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Garansi Pahala Bagi Mu'min yang Istiqamah

Pada masa pandemi Corona ini, MUI telah menetapkan penutupan sementara masjid-masjid atau mushalla-mushalla dan mengganti shalat berjama'ah fardhu (rawatib/shalat jum'at) di rumah secara individu.

Namun tidak usah khawatir dan sedih hati, karena bagi seseorang yang selalu istiqomah di waktu aman-nya dan selalu mengerjakan shalat fardhu (rawatib) yang 5 waktu dengan berjama'ah di masjid/mushalla, maka Allah akan tetap memberinya pahala seperti biasanya (pahala shalat berjama'ah), meskipun ia hanya bisa mengerjakannya di rumah.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ فَلَهُمْ اَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُوْنٍ ۗ

"Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan; maka mereka akan mendapat pahala yang tidak ada putus-putusnya". (QS. At Tin: 6)

Jika seseorang sulit beramal di waktu sempit (genting) padahal biasanya dia gemar beramal shaleh (istiqomah), maka ia tetap dicatat seperti keadaannya di waktu sebelumnya (aman, sehat dan muda), sama halnya seperti dalam keadaan sakit dan bersafar (perjalanan).

Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda:

إِذَا مَرِضَ الْعَبْدُ أَوْ سَافَرَ كُتِبَ لَهُ مِثْلُ مَا كَانَ يَعْمَلُ مُقِيمًا صَحِيحًا

"Jika seorang (mu'min) sakit atau bersafar, maka dicatat baginya (pahala) seperti keadaan ketika ia beramal di waktu mukim atau sehat". (HR. Bukhari: 2996)

Tapi sayangnya, bagi seseorang yang dahulunya tidak istiqomah dan hanya mengerjakan shalat fardhu (rawatib) se-enak hatinya tanpa berjama'ah, atau hanya waktu maghribnya saja, atau tidak mau beramal sunnah yang lainnya, maka garansi pahala itu tidak berlaku baginya.

Jadi, tetaplah tersenyum dan optimis, karena Allah Maha Pemurah lagi Maha Bijaksana. Wallahu' A'lam.

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Kemunculan Angin Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur Gegerkan Warga Wonogiri https://t.co/jd6uZvuq1h
SADIS! AKSI PENCURIAN DENGAN MODUS SIRAM AIR KERAS | KORBANNYA IBU MUDA https://t.co/eoQbR9MesI
Periksa 28 Saksi, Kejari Subang Sudah Kantongi Nama Calon Tersangka Baru Kasus SPPD Fiktif https://t.co/1Gq1IwuALX
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter