FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Bagaimana Khitan Bagi Perempuan?, Ini Kata Ulama

Indeks Artikel


Khitan disyariatkan kepada bayi atau anak lelaki. Hukumnya adalah wajib. Maka, semua lelaki muslim wajib khitan.

Sementara, khitan bayi atau anak perempuan masih diperdebatkan. Ada beberapa perbedaan pendapat di kalangan ulama, terkait hukum sunat atau khitan bagi perempuan.

Dikutip dari Sahijab, Ustadz Ahmad Sarwat, seorang ahli fiqih, menjelaskan bahwa memang ada dalil untuk khitan bagi bayi atau anak perempuan, baik yang mengacu pada Alquran maupun hadits. Namun, para ulama fikih dari empat mazhab berbeda pendapat mengenai hukum khitan bagi bayi perempuan tersebut.

BACA JUGA: Ternyata Ada Pahala Besar Bagi Muslim yang Terbata-bata Membaca Al-Qur'an

“Ada yang mengatakan wajib, tidak wajib, dan ada juga yang memandang, itu pemuliaan atas perempuan,” kata Ustadz, yang juga Direktur Rumah Fiqih Indonesia (RFI) itu.

Ia menjelaskan, dasar pensyariatan khitan mengacu pada Alquran

“Kemudian Kami wahyukan kepadamu (Muhammad): ‘Ikutilah agama Ibrahim, seorang yang hanif’ dan bukanlah dia (Ibrahim) termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan.” (QS An-Nahl ayat 123)

Ada pula hadits yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas. Rasulullah SAW bersabda, “Khitan itu sunnah buat laki-laki dan memuliakan buat perempuan.” (HR Ahmad dan Baihaqi)

Hadits lainnya diriwayatkan dari Abu Hurairah. Rasulullah SAW bersabda, “Nabi Ibrahim AS berkhitan saat berusia 80 tahun dengan kapak.” (HR Bukhari dan muslim)

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Serentak, Hari Ini Seluruh Puskesmas Lakukan Vaksinasi https://t.co/fXd57t9S4z
Kukuhkan JB Purwakarta dan Indramayu, Atalia Ridwan Kamil: Bantu Warga dengan Ikhlas https://t.co/D02JwalYov
Terkonfirmasi Covid-19, Ini Kondisi Terbaru Istri Bupati Subang https://t.co/CQKQmOwKCp
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter