FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Hati-hati, Jangan Jadikan Perbuatan Maksiat Jadi Sebuah Kebiasaan



Ketahuilah, maksiat yang dilakukan oleh seorang hamba akan berdampak buruk terhadap dirinya sendiri. Jika seseorang terbiasa melakukan maksiat, maka ia maksiatnya itu akan melunturkan persepsi buruk tentang dosa dalam hati seseorang.

Artinya, ia tidak akan merasa bahwa dosa yang ia lakukan adalah perbuatan buruk. Akibatnya dosa menjadi bagian dari kebiasaannya. Naudzubillah.

Perasaan seperti ini merupakan puncak kenikmatan dan kesenangan seorang pelaku maksiat. Bahkan ada yang bangga dengan maksiat yang ia lakukan dengan menceritakannya kepada orang lain yang tidak tahu.

BACA JUGA:
Inilah 3 Citra Perempuan Ideal Dalam Al-Qur'an
Yuk! Ajarkan Anak Shalat Sejak Dini
Kisah Nabi Musa Saat Ingin Melihat Keadilan Allah SWT
Tidur Siang Itu Ternyata Sunnah, Namun Kian Ditinggalkan

Jenis manusia inilah yang tidak dimaafkan Allah dan jalan serta pintu menuju taubat tertutup bagi mereka.

Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, “Semua umatku akan dimaafkan oleh Allah, kecuali orang yang terang-terangan berbuat maksiat. Termasuk terang-terangan berbuat maksiat adalah ketika Allah menutupi seseorang berbuat maksiat, tapi pagi harinya ia membuka aibnya sendiri. Ia mengatakan, “Hai teman, semalam aku melakukan ini dan itu’. Ia telah merobek kehormatannya sendiri, padahal Allah telah menutupnya.”.

Sumber: Islampos | Foto: Ilustrasi

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

TRENDING TOPIC

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Polres Majalengka Bekuk Komplotan Pelaku Bobol Baterai Tower https://t.co/ofR3jM47kX
Ini Ciri-ciri Kehamilan 2 Bulan yang Wajib Mama Ketahui https://t.co/QtrAIKHCeI
Jelang Musim Hujan, Dinkes Subang Waspadai Efek Bencana Alam https://t.co/QXI1DnhbSH
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter