FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Irama Nusantara, Yayasan yang Rajin Digitalisasi Musik Jadul

Indeks Artikel





SUBANG, TINTAHIJAU.com - Untuk anak-anak millenial, mungkin tidak banyak yang mengetahui keberadaan kaset atau piringan hitam, karena mereka lebih mengetahui musik dalam bentuk kontek digital apakah itu MP3 atau langsung mendengarkan melalui layanan streaming musik.

Ada sebuah yayasan sosial bernama Irama Nusantara yang juga memiliki situs web untuk melakukan pengarsipan musik yang berpusat pada pelestarian, pengarsipan dan pendokumentasian musik popular indonesia dari tahun 1920-an sampai 1990-an ke dalam bentuk digital.

Irama Nusantara didirikan oleh David Tarigan, Christoforus Priyonugroho, Toma Avianda, Alvin Yunata, Norman Illyas, Dian Wulandari dan Mayumi Haryoto.

BACA JUGA:
Heboh Boyband Musik Korea, Begii Komentar Otong Koil dan Desta

Didirikan pada tahun 2013 dengan melakukan pengarsipan secara digital rilisan-rilisan perusahaan rekaman tahun 1950-an sampai 1960-an seperti Irama, Lokananta, Mesra, Remaco, dan sebagainya.

rama Nusantara merupakan Yayasan yang sangat peduli dengan musik karya musisi Indonesia.

Sejak didirikan pada 2013 lalu, Irama Musik nusantara fokus untuk melakukan digitalisasi musik dari seluruh penjuru negeri.

Mereka biasa melakukan digitalisasi dari musik dalam bentuk piringan hitam atau vinyl dan juga kaset ke bentuk digital.



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Pelaksanaan Pilkades Ricuh, 1 Aparat Jadi Korban dan Kotak Suara Dirusak https://t.co/4kP4UBxmmF
Arief Poyuono Sebut Keputusan MK Soal UU Cipta Kerja Kontra Produktif dengan Program Pemerintah https://t.co/ASV5S4w5RL
BMKG Ingatkan Hujan Petir Diprediksi Terjadi pada 27 November https://t.co/bZj8k8cFdh
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter