FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Warga Majalengka Manfaatkan Lahan Kosong untuk Kebun Sayuran

MAJALENGKA, TINTAHIJAU.com -  Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan semangat warga di kabupaten Majalengka untuk memanfaatkan lahan kosong yang nganggur dan terlantar akibat pemiliknya berada di luar kota.

Seperti warga di lingkungan kompleks KPU, Kelurahan Majalengka Wetan Kecamatan Majalengka. Asep Surahmat salah satunya memanfaatkan lahan di lingkungan rumahnya untuk ditanami sayuran dan hasilnya dibagikan untuk warga setempat.

"Ini saya lakukan sejak sebulan terakhir yang terinspirasi oleh adanya sejumlah lahan yang terlantar karena sering kali pemilik berada di luar kota dan tidak pernah datang bertahun-tahun serta pandemi Covid-19," ujarnya.

Karenanya Asep kemudian mengolah lahan dan menanaminya dengan kangkung serta cabai rawit dan sejumlah sayuran lainnya. Kangkung yang sudah berusia hampir sebulan sudah bisa dipanen dan hasilnya dibagikan kepada warga sekitar dan bagi mereka yang membutuhkan sayuran.

Asep mengungkapkan, dirinya sengaja menanam kangkung dan sayuran di lahan yang selama ini tidak dimanfaatkan pemiliknya. Dia melakukan komunikasi dengan anggota TNI yang bertugas di Minpet yang kebetulan lokasinya berada di samping kantor tersebut serta pemilik tanahnya adalah anggota TNI yang pernah bertugas di Majalengka.

“Memanfaatkan lahan terlantar sebelum dipakai pemiliknya. Hasilnya untuk dimanfaatkan warga. Kami persilahkan juga kepada warga yang butuh untuk memetik,” ungkap Asep.

Selain kangkung diapun menanam cabai rawit dan bawang polong tumpang sari dengan tanaman lain. Alasannya agar lebih banyak sayuran yang bisa dipetik, sekaligus mendorong ketahanan pangan disaat pandemi Covid-19 ini.

Sudah beberapa kali ibu-ibu yang menyukai sayuran datang memetik sayuran. Kondisi disikapi antusias karena dianggap meringankan beban belanja harian bagi sejumlah ibu rumah tangga. Pasalnya, menurut para ibu rumah tangga, kangkung yang dipetiknya ternyata terasa berbeda, lebih empuk dan enak.

“Rasanya benar-benar beda dengan yang dijual di pasar,” ungkap salah seorang ibu rumah tangga, Ida.

Hal yang sama disampaikan Cicih yang juga menikmati betul sayuran yang dipetiknya. Mereka menyebutkan dua kali makan dengan kangkung dan tidak merasa bosan, hingga akhirnya kembali memetik dan memasaknya untuk keluarganya.

“Karenanya sayur ini lebih sehat ditanam dengan metode organik,” imbuhnya.



FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Bagaimana Jika Pasangan Kamu Minta Putus? Jangan Galau, Begini Aja https://t.co/63C4ypsKew
Baru Dilantik, Wabup Karawang Tinjau Korban Banjir https://t.co/StBLvmY7iS
Wajib Dicoba! Ayam Tumpah Dengan Pedas Zona Merah https://t.co/qbRvCra4T9
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter