FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Dari Deklarasi KITA Jogjakarta: Jangan Ada Pembelahan dan Ganggu Pancasila

JOGJAKARTA, TINTAHIJAU.com - Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA) kembali dideklarasikan untuk daerah Jogjakarta. Deklarasi di gelar PYRAMID resto Jl Parang Tritis Sewon Jogajkarta, Sabtu (17/9/2020). Antonius Kuwat didaulat sebagai Ketua KITA Jogjakarta

Dalam kegiatan di Jogja, para pengurus KITA menampilkan kreasi seni yang beragam dari mulai tarian, Puisi, Flasmoob sampai paduan suara.

Dalam setiap penampilan mengandung pesan tentang pentingnya membangun sinergitas antar semua pihak untuk mewujudkan mimpi bersama yaitu Indonesia yang maju, kreatif, dan berkelanjutan.

BERITA LAINNYA:

Launching Wirajiwa, KITA Tetapkan Bandung Sebagai Model Penanganan Covid-19

Koordinator KITA Hadiri Jumenengan Sultan Sepuh ke 15 Keraton Kasepuhan Cirebon

KITA Gelar Santunan dan Doa untuk Indonesia di Al-Mizan Jatiwangi



"Kita Indonesia, kita harus terus bersatu membangun bangsa dan negara. Jangan ada pembelahan. Jangan ada yang ingin mengubah ideologi Pancasila. Kita senantiasa harus menghargai perbedaan," kata Ketua KITA Jogja, Antonius Kuwat

Dalam kesempatan itu, Kuwat menyampaikan Jogja mendapat kepercayaan sebagai tempat konggres Pertama KITA pada tanggal 28 Oktober yang akan datang.

Hadir secara fisik pengurus Pusat KITA Kelik Nugroho dan Anggraeni Andini selaku anggota Majelis Hikmah. Acara yang menerapkan protokol kesehatan secara ketat ini juga dihadiri secara virtual oleh pengurus Pusat KITA

Beberapa diantaranya adalah Sekjen Ayep Zaki, Bendum Camelia Lubis dan dewan perwakilan daerah dari Medan, Banda Aceh, Pekan Baru, Padang, Banda Lampung, Bandung, Tasikmalaya, Sorong, Ambon, Kendari dan Pontianak.

KITA dideklarasikan pada tanggal 19 Agustus 2020. KITA bergerak dalam politik kesadaran dan mengawal tujuan berbangsa dan bernegara.

Ketua KITA, Maman Imanulhaq melalui virtual mengatakan masa pandemi covid-19 yang berkelanjutan akan menciptakan normalitas baru. Ini akan jadi momentum kita sebagai warga bangsa untuk mengukuhkan kebersamaan dan persatuan.

"Normalitas baru ini membutuhkan moralitas baru. Yaitu
Menjadikannya sebagai momentum untuk melakukan transformasi dan inisiatif cerdas dan berani. Jangan sampai gara-gara Covid terjadi trauma sosial dan kelambanan untuk melakukan perubahan," tegas tokoh muda NU ini.



FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.





TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Pemkab Purwakarta Terapkan PSBM untuk Enam Desa dan Kelurahan https://t.co/SP68TuECU2
Bertambah 12 Orang, Jumlah Kasus Covid-19 di Subang Tembus 335 Orang https://t.co/LOn5KeKmgi
Covid-19 Masih Mengancam, Wisatawan ke Subang Akan Dirapid Test https://t.co/LpnDlKi94U
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter