FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Selama Pandemi Covid-19, Ribuan Warga Majalengka Jadi Janda

MAJALENGKA, TINTAHIJAU.com- Angka perceraian di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat tergolong masih tinggi. Hingga Juli 2020, tercatat ada ribuan pasangan yang bercerai.

Ketua Pengadilan Agama (PA) Kelas 1A Majalengka, Ayep Saepul Miftah melalui Panitera Muda Hukum, Nunung Rohaniah menyebutkan sisa perkara perceraian tahun 2019 mencapai 336 perkara.

Adapun, penerimaan perkara Januari-Juli 2020 berjumlah 2.481 perkara (cerai talak dan gugat). Sementara itu, dispensasi kawin dan isbat nikah mencapai 321 perkara. "Perkara yang sudah putus dari Januari hingga Juli 2020 mencapai 2.783 perkara," ujar Nunung, Kamis (13/8/2020).

Nunung melanjutkan saat ini di Majalengka kasus gugat cerai dari istri cukup tinggi. Ia menjelaskan, sangat sedikit sidang yang dihadiri oleh kedua belah pihak, sehingga proses mediasi tidak bisa dilakukan saat sidang perceraian tersebut. “Padahal sebagai upaya untuk menekan tingginya angka perceraian dilakukan proses mediasi. Tapi sangat sedikit sidang yang diikuti kedua belah pihak,” ucapnya.

Nunung mengingatkan masyarakat, untuk melaksanakan pernikahan melalui KUA dan tidak melakukan nikah sirih.

“Kalau pernikahan tanpa akta nikah dan hanya nikah siri maka yang rugi adalah pasangan suami istri yang bersangkutan terutama dalam pengurusan administrasi keturunannya nanti,” jelas dia.



Sumber: tribunjabar

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

TRENDING TOPIC

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

88.111 Warga Karawang Dapat Bantuan Program PKH https://t.co/LIY4HLWpKW
Bakso Korejat Tawarkan 10 Varian Bakso yang Bikin Move On https://t.co/kzRUg5QE6D
Penjelasan Riset ITB Prediksi Kemunculan Tsunami 20 Meter di Pantai Jawa https://t.co/Bl3AdXB7zf
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter